Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Eks Ketua MPR periode 1999-2004, Amien Rais mendorong jika Presiden RI kembali dipilih oleh MPR.
Menanggapi itu, politikus Demokrat Irwan pun mengkritik wacana tersebut.
Baca Juga : Amien Rais Dukung Amandemen Ulang Konstitusi
"Wacana presiden dipilih MPR dengan amandemen UUD sekarang ini menurut saya waktunya tidak tepat dan menimbulkan pertanyaan publik," katanya, Jumat (7/6/2024).
Baca Juga : Mantan Aktivis 98: Presiden Dipilih MPR Cerminan Bangkitnya Kekuatan Orde Baru
Dia menegaskan amandemen UUD 1945 justru akan menciptakan ketidakstabilan politik. Selain itu, dia menyebut wacana tersebut juga dapat mengganggu konsolidasi demokrasi.
"Menurut saya membahas amandemen UUD setelah pemilu dapat menciptakan ketidakstabilan politik dan mengganggu konsolidasi demokrasi yang baru saja berlangsung," ucap Jubir Partai Demokrat ini.
Baca Juga : Polemik Ambang Batas 2029: Dede Yusuf Sebut Penurunan Angka Bukan Jaminan Suara Rakyat Terselamatkan
Lebih lanjut, anggota Komisi V DPR ini juga mempertanyakan maksud wacana Presiden dipilih MPR RI tersebut. Selain tidak berdasar, wacana itu juga tidak dibutuhkan rakyat.
Baca Juga : Kritisi 175 Ribu Kasus Hukum Mangkrak, Legislator Hinca Panjaitan: Kalau Dikumpulin Bisa Satu Stadion
"Ini kan kita baru selesai pilpres ya, presiden terpilih saja belum dilantik. Energi politik bangsa seharusnya difokuskan pada implementasi program-program Prabowo-Gibran, bukan pada perubahan konstitusional yang mendasar. Itu yang lebih dibutuhkan rakyat saat ini," tegasnya.
Karena itu lah, lulusan S3 Kehutanan Universitas Mulawarman ini menekankan usulan amandemen UUD 1945 untuk mengubah tata cara pemilihan Presiden ini justru bisa memperburuk polarisasi di masyarakat.
Baca Juga : MK Putuskan Pemilu Nasional-Daerah Terpisah, Formappi: Bukan Hal yang Luar Biasa
"Usulan amandemen saat ini justru bisa memperburuk polarisasi politik di masyarakat. Seharusnya wacana yang dibangun adalah tentang mempersatukan masyarakat, bukan malah membuatnya terpolarisasi," tandasnya.
Baca Juga : Beri Dukungan ke Kemala Harris, Donald Trump Ungkap Benci ke Taylor Swift
(cw1/nusantaraterkini.co)
