Viral! Siswi SMP di Malang Jadi Korban Bullying di Dekat Makam, Pelaku Ditangani Unit PPA
Siswi SMP di Malang jadi korban bullying teman-temannya di dekat makam. Video viral, polisi tangani kasus lewat Unit PPA Polresta Malang Kota.
nusantaraterkini.co, MALANG - Aksi perundungan antar remaja perempuan kembali terjadi di Kota Malang. Seorang siswi kelas 7 di salah satu SMP swasta berinisial FR menjadi korban pengeroyokan teman-temannya di area jalan menuju makam RW 9, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Peristiwa ini terekam video dan viral di media sosial, memperlihatkan korban yang mengenakan kaus hitam ditampar berulang kali hingga menangis ketakutan. Salah satu pelaku bahkan terdengar mengucapkan ancaman dengan nada kasar.
“Timbang kon ditendangi wong telu, ayo milih sopo,” ujar salah satu pelaku dalam video tersebut.
Warga setempat bernama Desi membenarkan lokasi kejadian berada di belakang permukiman dekat sungai kecil. “Korban memang warga RT 3 sini, tapi tiga perempuan pelaku bukan warga sini,” ujarnya saat ditemui, Rabu (12/11/2025).
Desi menambahkan, korban tinggal bersama ibunya, sementara sang ayah bekerja di luar pulau. Setelah video itu tersebar di grup warga, pihak keluarga korban segera mengonfirmasi peristiwa tersebut.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukun AKP Wardi Waluyo memastikan kasus ini telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Malang Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Karena baik korban maupun pelaku adalah perempuan, maka penanganannya kami arahkan ke Unit PPA Polresta Malang Kota,” jelasnya.
Rencananya, korban dan orang tuanya akan membuat laporan resmi ke Unit PPA pada Kamis siang (13/11/2025).
Kanit PPA Satreskrim malang-kota" class="article-tag-link" rel="tag">Polresta Malang Kota, Ipda Khusnul Khatimah, menyebut pihaknya sudah mengidentifikasi korban dan para pelaku. “Kami terus berkoordinasi dengan Polsek Sukun dan perangkat lingkungan untuk menyelidiki lebih lanjut,” ungkapnya.
Kasus ini memantik keprihatinan warga sekitar yang berharap kejadian serupa tak terulang, terlebih karena melibatkan anak di bawah umur.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·34 menit yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·43 menit yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSPastikan Pemenuhan Gizi Sesuai Standar, Kapolres Binjai Audit SPPG di Sendang Rejo
hendra·2 jam yang lalu -
POLITIKSoroti Ranperda Pajak, Fraksi PKS DPRD Medan Minta Pemko Jaga Daya Beli Warga
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PERISTIWADemo DPRD Sumut, KAMMI Soroti Seleksi KPID dan Alokasi Dana Reses
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKNusron Wahid Akui Mundur dari Kepengurusan Golkar, Alasan Diserahkan ke Bahlil
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan