Kecelakaan Beruntun di Simalungun, Kapolda Sumut: Sopir Truk Positif Narkoba
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, mengatakan, Direktorat Lalulintas (Ditlantas) masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan beruntun di Jalan Umum KM 24-25 menuju Pematang Raya, Kabupaten Simalungun.
Baca Juga : Honda CRV dan Dua Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan Sei Serayu
Seperti diketahui, akibat kecelakaan lalulintas tersebut, sebanyak enam orang tewas dan empat orang lainnya terluka.
Baca Juga : Tabrak 5 Motor, Kecelakaan Beruntun Mobil Avanza di Kisaran Berakhir Damai
"Dalam peristiwa itu sopir truk tronton Mitsubishi Fuso BK 9957 CE yang dikemudikan Dedi Setiadi telah ditetapkan tersangka," katanya, Jumat (26/1/2024).
Lebih lanjut Agung mengungkapkan, Ditlantas Polda Sumut juga sudah mendata kembali fakta-fakta atas musibah kecelakaan itu. Awalnya peristiwa tersebut karena rem blong dari truk yang menabrak beberapa kendaraan.
Baca Juga : Fransisco Hutauruk Terpilih Jadi Ketua PMKRI Pematangsiantar, Siap Kawal Isu Lingkungan
"Dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir truk ternyata positif mengomsumsi narkoba saat berkendara. Untuk itu kasus ini pun masih terus didalami," jelasnya.
Baca Juga : Kembali Edarkan Sabu, Residivis di Ujung Padang Simalungun Diringkus Polisi
Agung menegaskan, Polda Sumut juga akan meminta pertanggungjawaban dari pihak perusahaan angkutan yang mempekerjakan sopir truk sebagai bentuk penegakan hukum.
"Kita akan menegakan hukum secara teliti dengan fakta-fakta yang ada di lapangan. Seperti bagaimana pengeremannya kemudian teknis lainnya, sehingga peristiwa kecelakaan itu dapat diungkap apa permasalahannya dan bisa dicegah di masa yang akan datang," tegasnya.
Baca Juga : Polda Sumut Bebaskan 42 Pengunjuk Rasa Demo Ricuh di DPRD, Dua Direhabilitasi karena Positif Narkoba
Pada kesempatan itu, Agung mengingatkan kepada seluruh pengemudi tidak boleh membawa kendaraan dalam kondisi mabuk maupun menggunakan narkoba karena akan berdampak terhadap refleks seorang pengemudi saat membawa kendaraannya.
Baca Juga : Pria Ngaku jadi Korban Begal Ternyata Positif Narkoba
"Ini penting saya tegaskan dan sampaikan kepada masyarakat, asosiasi pengemudi, serta penyelenggara angkutan untuk memastikan pengemudi tidak dalam keadaan mabuk apalagi memakai narkoba," tandasnya.
(zie/nusantaraterkini.co)
