Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Viral, Pria di Brebes Tewas Akibat Jatuh saat Lomba Panjat Pinang

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tangkapan layar video perlombaan panjat pinang yang menewaskan korban. (Foto: X/Twitter)

Nusantaraterkini.co, BREBES - Peristiwa perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-79 mendapatkan kabar pilu.

Sebabnya, seorang pria di Desa Terlaya, Kecamatan Bantarkawung, Brebes bernama Mulyono (43) tewas akibat terjatuh saat lomba panjat pinang.

Baca Juga : Musda Golkar Sumut Ricuh, Bawa Kayu hingga Petasan

Kejadian yang menimpa warga Dukuh Cukuning tersebut pun viral di media sosial. Dalam video yang beredar di X (Twitter) terlihat sekelompok warga yang tengah mengikuti lomba panjat pinang.

Baca Juga : Lagi, Geng Motor Meresahkan Serang Warga, Korban Alami Patah Tulang

Lomba panjat pinang itu digelar di sebuah tempat berlandaskan tanah yang dikelilingi warga yang ramai menonton perlombaan rakyat tersebut, Jumat (16/8/2024).

Selain itu terlihat pula sekelompok orang yang yang saling panjat tiba-tiba runtuh dan terjatuh. Mulyono saat itu berada di urutan dua dan tampak peserta lain berdiri di atas pundaknya.

Baca Juga : Seribuan Warga Padati Sungai Mencirim, Lomba Panjat Pinang Jadi Pusat Perhatian

Saat terjatuh, peserta lain menimpa kepala Mulyono. Terlihat pula Mulyono yang langsung tak sadarkan diri dan langsung digotong menjauh dari lokasi oleh warga.

Baca Juga : 114 Rumah Rusak Berat Akibat Pergerakan Tanah di Brebes

Dilansir dari Detikjateng, Minggu (18/8/2024), Kapolsek Bantarkawung, AKP Lukas Subekti, membenarkan peristiwa itu.

Dia menjelaskan, setelah terjatuh, Mulyono langsung dibawa ke tukang urut, namun karena kondisi korban luka cukup serius kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Alam Medica Bumiayu, sekitar pukul 19.00 WIB. Mulyono pun sempat dirawat selama satu hari.

Baca Juga : BEJAT ! Bocah SD di Brebes Diduga Dicabuli Tetangga, Ini Modusnya

Sayangnya, Mulyono dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (17/8/2025), pukul 13.00 WIB. Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan.

"Korban jatuh saat memanjat. Di atas korban ada rekannya, jatuh dan menimpa kepalanya. Sempat dibawa ke rumah sakit tapi akhirnya meninggal dunia," ujarnya.

Lukas menambahkan, kegiatan panjat pinang ini dilakukan secara spontanitas oleh warga tanpa adanya kepanitiaan resmi. Meskipun demikian, Lukas menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam setiap kegiatan lomba tradisional.

"Setiap kegiatan lomba harus mementingkan keselamatan peserta, agar kejadian ini tidak terulang," pungkasnya.

(*/Nusantaraterkini.co)