BEJAT ! Bocah SD di Brebes Diduga Dicabuli Tetangga, Ini Modusnya
Seorang bocah perempuan kelas satu sekolah dasar (SD) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diduga jadi korban pencabulan oleh tetangganya sendiri.
Nusantaraterkini.co, JATENG - Seorang bocah perempuan kelas satu sekolah dasar (SD) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diduga jadi korban pencabulan oleh tetangganya sendiri.
Modus pelaku berinisial W (29) adalah dengan meminjamkan ponselnya.
Saat korban tengah asik dan fokus bermain ponsel, pelaku pun melakukan aksinya dengan memangku korban dan menyentuh kemaluannya.
Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3KB) Brebes, Fatkhiyaturrokhmah mengungkapkan peristiwa itu terjadi 24 April 2024 di rumah korban di wilayah Kecamatan Brebes.
"Tak terima ibu korban melaporkan kasus itu ke kami dan pihak kepolisian," kata Fatkhiyaturrokhmah ditemui di kantornya, dikutip dari Kompas.com, Senin (6/5/2024).
Pelaku yang merupakan tetangganya memang sering main ke rumah korban. Pihak ibu korban pun tak pernah merasa curiga karena sudah seperti keluarga.
"Saat itu pada 24 April, pelaku main ke rumah korban. Sedangkan ibu korban sedang berada di kamarnya. Modusnya, pelaku meminjamkan handphone kepada korban," kata dia.
Dia melanjutkan, saat korban yang berusia 7 tahun itu bermain ponsel, pelaku melecehkan korban di bagian alat vital.
"Kepada ibunya, korban mengeluhkan sakit di bagian kemaluannya. Orangtua korban pun akhirnya mengadu ke kami," kata dia.
Fatkhiyaturrokhmah megungkapkan, korban tinggal di rumahnya hanya dengan ibunya.
Orangtua korban merupakan keluarga tidak mampu. Ibu korban hanya sebagai ibu rumah tangga sedangkan ayahnya merantau ke Jakarta.
"Kasus ini sudah kami serahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Brebes. Pendampingan terhadap korban juga sudah kami lakukan," kata Fatkhiyaturrokhmah.
Fatkhiyaturrokhmah menambahkan, korban dan keluarga berikut saksi juga masih dimintai keterangannya oleh Unit PPA Satreskrim Polres Brebes. Sementara pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi. (rsy/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANPemko Medan Kembangkan Layanan Publik Berbasis WhatsApp-AI
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SEPAKBOLALiga 2: Sumsel United Raih Poin Penuh di Kandang Persiraja Banda Aceh 2-1
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut dan DPR RI Komitmen Tingkatkan Pelayanan Haji 2027
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KESEHATANMuara Enim Jadi Lokasi Uji Coba Reformasi JKN Kemenkes
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NASIONALWamenaker: Pelindungan Peserta Pemagangan Luar Negeri Jadi Prioritas
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PAPUA TERKINIMRP Minta Dukungan DPD Percepat Pembentukan Provinsi Papua Utara
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
-
EKONOMIEkspor Naik, Neraca Perdagangan Sumut Surplus US$731 Juta
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
SUMUTDinsos Sumut Salurkan Bantuan Pascabencana ke 13.702 Keluarga
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKejagung Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan Motor MBG Rp1,2 Triliun
Fadli Tara·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan