Video Aksi Rombongan PT Pusri Berhenti di Jalur Ekstrem Sitinjau Lauik Menuai Kecaman
Video rombongan PT Pupuk Sriwidjaja berhenti di Sitinjau Lauik menuai kecaman publik.
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Rombongan Dewan Komisaris PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) memicu kontroversi di media sosial. Hal ini dikarenakan video viral yang memperlihatkan mereka berhenti untuk berfoto di tikungan tajam dan ekstrem Sitinjau Lauik, Sumatera Barat, Minggu (12/4/2026).
Aksi yang terekam dalam unggahan akun Instagram @palembangterkini tersebut menjadi sorotan publik. Pasalnya, dilakukan di jalur rawan kecelakaan yang merupakan titik maut bagi kendaraan besar seperti truk tronton.
Rombongan petinggi perusahaan tersebut terlihat berhenti di titik sempit dengan jarak pandang terbatas di jalur Padang-Solok. Bahkan dengan pengawalan dari petugas Polantas.
Kehadiran sejumlah tokoh mentereng, termasuk mantan anggota DPR RI dari fraksi PDI-P, Arteria Dahlan dalam rombongan itu memicu perdebatan panas di kalangan netizen. Netizen menyayangkan kurangnya empati serta pengabaian aspek keselamatan di jalan raya.
Sontak, aksi di dalam video tersebut menuai banyak kecaman dan dibanjiri ratusan komentar oleh nitizen. Sebab, banyak yang merasa geram melihat tindakan berbahaya yang mereka lakukan.
“Rombongan Arteria Dahlan ini, orang DPR,” tulis akun instagram @yuswati427 di kolom komentar.
"Kurang nantang gimana lagi nih pejabat di indo ?," tulis akun Instagram lainnya @antawahab4.
Kejadian ini dinilai kontradiktif dengan kampanye keselamatan jalan raya yang gencar disosialisasikan pemerintah, karena lokasi tersebut dikenal memiliki kombinasi tanjakan curam dan tikungan berbahaya.
“Wong tolol lagi kumpul, dikiro gampang apo bawak fuso/tronton pas nak naek tanjakan di sano, petugas PJR jugo dak ngerti apo,” tulis akun lainnya @nopriady08
Publik mengekspektasikan pejabat dan petinggi institusi besar dapat membawa budaya keselamatan kerja ke ruang publik, bukannya menciptakan risiko kecelakaan beruntun demi sebuah dokumentasi di lokasi berbahaya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·23 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·58 menit yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALHercules: Penyadapan terhadap Presiden Adalah Tindakan Makar dan Pengkhianatan Negara
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan