Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

UPDATE : Pesawat Azerbaijan Airlines Jatuh, 32 Orang Selamat, 4 Jenazah Ditemukan

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Foto udara lokasi jatuhnya pesawat Azerbaijan Airlines di dekat kota Aktau, Kazakhstan, Rabu (25/12/2024). Foto: Azamat Sarsenbayev/ REUTERS

nusantaraterkini.co MEDAN - Pesawat Embraer ERJ-190 yang terdaftar dengan registrasi 4K-AZ65 milik Azerbaijan Airlines dilaporkan jatuh di dekat Aktau, Kazakhstan pada Rabu (25/12/2024).

 Pesawat dengan nomor penerbangan J28243 dari Baku ke Grozny (Rusia) dilaporkan jatuh dengan lima awak dan 67 penumpang.

Dari informasi, sejauh ini sebanyak 32 orang dilaporkan selamat, tiga di antaranya anak-anak. Empat jenazah telah ditemukan oleh tim. Meski begitu, pihak terkait belum bisa memastikan jumlah korban tewas.

Baca Juga : Pesawat Azerbaijan Airlines Jatuh di Kazakhstan

Sementara itu, korban luka telah dibawa ke rumah sakit. Sebagian korban dalam kondisi kritis.

Lebih dari 150 petugas penyelamat, termasuk tenaga medis spesialis dari Astana, dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan penyelamatan.

Pemerintah Kazakhstan telah membentuk komisi khusus untuk menyelidiki penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan masalah teknis dan gangguan eksternal. Kazakhstan juga bekerja sama dengan Azerbaijan dalam proses investigasi.

Kronologi Kejadian

Pesawat Azerbaijan Airlines sempat terbang membawa 62 penumpang dan lima awak. Namun, di tengah penerbangan, tiba-tiba cuaca buruk.

Kabut tebal di Grozny memaksa pilot untuk mengalihkan pendaratan ke Bandara Aktau, Kazakhstan, di pesisir timur Laut Kaspia.

Selama penerbangan, data FlightRadar24 menunjukkan pesawat menghadapi gangguan GPS kuat yang mengakibatkan pengiriman data penerbangan ADS-B tidak akurat.

Menuju Aktau, pesawat terlihat berputar ke kanan dengan ketinggian yang naik-turun secara signifikan.

Di menit-menit terakhir sebelum jatuh, pilot dilaporkan berusaha melakukan pendaratan darurat setelah pesawat menabrak burung.

Kemudian pesawat jatuh sekitar 3 kilometer dari Bandara Aktau, menyebabkan ledakan dan api besar diikuti asap hitam tebal membubung ke langit.

Sebagian badan pesawat terlepas, sementara bagian lain terlihat terbalik di rerumputan.

(Dra/nusantaraterkini.co)