Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Udang Sumut yang Diekspor Dipastikan Bebas Cemaran Radioaktif Cesium-137

Disperindag ESDM Sumut pastikan udang ekspor ke AS bebas cemaran radioaktif Cesium-137 untuk jaga daya saing ekspor

Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Energi dan Sumber Daya Mineral Prov Sumut Fitra Kurnia.(foto:herman/nusantaraterkini.co)
Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Energi dan Sumber Daya Mineral Prov Sumut Fitra Kurnia.(foto:herman/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co,MEDAN-Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) memastikan yang diekspor ke berbagai negara, termasuk (AS) bebas dari cemaran zat radioaktif (Cs-137).

Baca Juga : Tercemar Cesium-137, Pemerintah Diminta Evaluasi Kasus Pengembalian Ratusan Ton Udang oleh AS 

Hal ini disampaikan Kepala Disperindag ESDM Provsu , menanggapi adanya pernyataan Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan, terkait  pengembalian ratusan ton udang oleh AS, akibat cemaran Cs-137.

"Sebenarnya itu peristiwa yang sudah agak lama, dan tidak ada dari produk tersebut yang berasal dari Sumut. Bisa dipastikan sampai saat ini belum ada temuan seperti itu terhadap komoditas udang ekspor Sumut," ujar Fitra Kurnia, kepada Nusantaraterkini.co, Sabtu (8/11/2025).

Fitra menyebutkan, sejauh ini memang AS masih menjadi negara tujuan utama ekspor Sumut setelah China. Komoditas yang paling banyak diekspor ke AS adalah udang, terutama udang vaname dan udang tiger.

Baca Juga : Ekspor Sumut Relatif Aman di Tengah Perang Dagang AS vs China 

Meski belum ada temuan, Fitra Kurnia berharap sekaligus mengingatkan para ekspotir, untuk lebih memperhatikan komoditas yang diekspor. Hal ini, katanya, untuk keamanan komoditas dan juga meningkatkan daya saing ekspor. Sebab, kata dia, selain perang tarif. gejolak yang terjadi di perdagangan dunia (global trading) juga akan dipengaruhi hal-hal di luar tarif (non tariff barier/).

"Tercemar sebenarnya adalah salah satu bentuk NTB yang paling efektif untuk menurunkan produk asing masuk ke suatu negara. NTB lainnya  seperti terpapar pestisida, terpapar logam berat," ungkap Fitra Kurnia.

Turun

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut ekspor komoditas kelompok ikan dan   udang mengalami penurunan sebesar 22,39 persen (y on y). Ekspor ikan dan udang Sumut pada Januari-September 2025 mencapai US$ 264,440, turun dibandingkan Januari-September 2024 senilai US$ 254,207.
Baca Juga : Untung Rugi Perang Tarif AS dan China
Menanggapi data tersebut, Fitra Kurnia menjelaskan, penurunan komoditas kelompok ikan dan udang, khususnya udang bisa jadi  dipengaruhi adanya temuan udang ekspor yang terpapar cemaran Cs-137 tersebut. Di sisi lain, sebutnya, perang tarif AS dan China yang meluas diikuti negara-negara mitra juga mempengaruhi.

"Dengan adanya isu udang tercemar ini, para pembeli menahan diri untuk tidak melakukan order," pungkasnya.

(emn/nusantaraterkini.co)






Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru