Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Tempo 8 Bulan, 112 Kasus Kejahatan Berhasil Diungkap Polres Pematangsiantar

Di bawah kepemimpinan AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, SH, SIK, MH, Polres Pematangsiantar terus mengukir prestasi yang patut diacungi jempol.

Bagikan:
AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, SH, SIK, MH Didampingi AKP Ilham Harah selaku Kabagops polres pematangsiantar saat cek barang bukti (Foto: Ridho Harahap)
AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, SH, SIK, MH Didampingi AKP Ilham Harah selaku Kabagops polres pematangsiantar saat cek barang bukti (Foto: Ridho Harahap)
A A

nusantaraterkini.co, ​PEMATANGSIANTAR - Di bawah kepemimpinan , SH, SIK, MH, terus mengukir prestasi yang patut diacungi jempol. 

Dalam kurun waktu delapan bulan, Polres Pematangsiantar telah berhasil mengungkap 112 besar diantaranya 103 kasus dan 9 kasus .

"Keberhasilan ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari perjuangan tanpa henti seluruh jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban kota," kata Kapolres Pematangsiantar saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres Siantar, Rabu (29/10/2025).

​Menghadang Gelombang : 137 Jaringan Terputus

​Fokus utama kepolisian adalah memutus rantai " class="article-tag-link" rel="tag">peredaran narkoba. Dari total 140 tersangka yang berhasil dijaring, angka mencengangkan menunjukkan bahwa 137 orang di antaranya adalah pengedar aktif. Angka ini menegaskan betapa gigihnya upaya Polres dalam membongkar jaringan distribusi, alih-alih hanya menyentuh pengguna.

​Ironisnya, diantara para tersangka, tercatat 16 orang adalah residivis, mereka yang tak jera mengulang yang sama.

​"Kami berkomitmen untuk terus menekan angka peredaran dan penyalahgunaan hingga ke akar-akarnya," tegas AKBP Sah Udur.

​Dalam sorotan media, Kapolres juga memperlihatkan barang bukti, termasuk penemuan signifikan dua karung besar ganja yang sebelumnya diamankan dari area Universitas Simalungun (USI), sebuah indikasi bahwa bahaya narkoba telah merambah hingga ke lingkungan pendidikan.

​Modus Baru: Memanfaatkan Tragedi Kecelakaan

​Tak hanya narkoba, Polres Pematangsiantar juga berhasil membongkar kasus curanmor yang didominasi oleh pelaku residivis. Yang lebih memprihatinkan, ditemukan adanya modus baru penggelapan kendaraan yang menunjukkan sisi gelap kejahatan jalanan: pelaku memanfaatkan momen korban yang tengah mengalami kecelakaan lalu lintas untuk melancarkan aksinya dan membawa kabur kendaraan.

​Keberhasilan penindakan kasus curanmor ini, termasuk pengamanan berbagai unit sepeda motor dan mobil hasil penggelapan, menunjukkan kesigapan aparat dalam merespons dinamika kejahatan di jalanan.

​Komitmen dan Harapan di Balik Operasi Kancil Toba 2025

​Didampingi para pejabat utama, termasuk Kasat Narkoba AKP Irwanta Sembiring dan Kasat Reskrim Iptu Suandi Riz Akbar, Kapolres Sah Udur Sitinjak menegaskan bahwa capaian ini adalah buah dari kerja keras, dedikasi, dan dukungan aktif masyarakat Pematangsiantar.

​Operasi Kancil Toba 2025, yang menjadi payung keberhasilan ini, membuktikan bahwa komitmen untuk menjadikan Siantar kota yang aman, tertib, dan bebas narkoba bukanlah sekadar janji, melainkan sebuah aksi nyata yang penuh risiko dan pengorbanan personel.

​Polres Pematangsiantar kini berdiri tegak di garis depan, siap melanjutkan "perang" ini. Masyarakat diharapkan terus bersinergi, menjadi mata dan telinga kepolisian, demi menjaga kota yang mereka cintai dari segala bentuk ancaman kejahatan.

(Rdo/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait