Tembus Aceh Tamiang dan Langkat, PHR Zona 1 Salurkan Bantuan ke Pengungsi Korban Bencana
PHR Zona 1 salurkan bantuan darurat (1,62 ton beras, logistik) ke Langkat & Aceh Tamiang korban banjir
Nusantaraterkini.co, ACEH TAMIANG - Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi korban banjir di wilayah kerja Pertamina EP (PEP) Pangkalan Susu dan PEP Rantau.
Bantuan tambahan untuk Kabupaten Langkat berhasil dikirim melalui jalur darat dengan menembus genangan banjir setinggi 60 cm di jalan tol, sementara Kabupaten Aceh Tamiang yang masih terisolasi bantuan dijangkau dengan menggunakan helikopter.
Di sekitar wilayah operasi PEP Rantau, PHR Zona 1 menyerahkan bantuan di dua titik pengungsian pada Senin (1/12/2025), Masjid At Taqwa dan Desa Rantau Pauh. Keduanya merupakan lokasi terdekat dengan area operasi yang berada di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.
Pada selasa (2/12/2025) bantuan diberikan dengan dilempar dari atas helikopter (air drop) ke titik yang tidak bisa diakses jalur darat.
Baca Juga : Akses Terputus Lumpur Setinggi Leher, Ratusan Warga di Aceh Timur Sempat Tak Terhubung
General Manager PHR Zona 1, Hari Widodo menjelaskan, pihaknya berupaya menjangkau Aceh Tamiang secepat mungkin meski akses darat masih terputus akibat banjir. Ia memastikan seluruh penyaluran dilakukan terkoordinasi dan tepat sasaran.
“Keselamatan dan kemanusiaan selalu menjadi prioritas utama. Kami berupaya hadir secepat mungkin untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak,” ujarnya saat menyerahkan bantuan di Masjid At Taqwa dalam keterangan, Rabu (3/12/2025).
Selain menyerahkan bantuan, Hari juga berdialog dengan para pengungsi. Ia menyampaikan bahwa distribusi bantuan lanjutan untuk wilayah Kota Kuala Simpang akan dilakukan dengan helikopter karena jalur darat belum dapat dilalui.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah dan melakukan pemetaan agar bantuan sesuai kebutuhan. Helikopter akan menyalurkan bantuan ke beberapa titik di Kuala Simpang. Kami ingin secepatnya meringankan beban masyarakat korban bencana,” ungkapnya.
Tim PEP Rantau Field di lapangan juga membentuk tim survei jalur alternatif mengingat kapasitas bantuan melalui helikopter sangat terbatas.
“Tim survei ini bertugas memastikan jalur alternatif yang memungkinkan truk bantuan dari Medan dapat masuk. Mereka bergerak cepat menelusuri jalan perkampungan dan perkebunan sawit yang dapat tembus ke wilayah Sumut,” ujarnya.
Sementara itu, bantuan tambahan untuk wilayah sekitar operasi Pertamina EP Pangkalan Susu di Kabupaten Langkat diberangkatkan dari Medan melalui jalur darat.
Baca Juga : Tokoh Lintas Sumatera Minta Presiden Tetapkan Banjir Sumatera sebagai Bencana Nasional
Setibanya di lokasi, bantuan langsung didistribusikan di Desa Teluk Meku, Kecamatan Babalan. Terdapat tiga titik penerima, yakni Dusun Paluh Jabu & Badak, Dapur Umum Teluk Meku (Kantor Desa), serta area di sekitar Stasiun Pengumpul Gebang.
Sebelumnya, PEP Pangkalan Susu telah melakukan langkah mitigasi dengan mengevakuasi 187 warga ke Bukit Kunci Pangkalan Susu serta mendirikan dua shelter dan dapur umum pada Selasa (25/11/2025).
Setelah kondisi membaik, warga mulai kembali ke rumah masing-masing pada Jumat (29/11/2025).
Di wilayah kerja PHE NSO, bantuan juga telah disalurkan ke enam titik di Lhokseumawe dan satu titik di Aceh Utara sejak akses kembali dapat dilalui pada Jumat (28/11/2025).
Di wilayah kerja yang terdampak, PHR Zona 1 menyalurkan berbagai bantuan untuk masyarakat sekitar lapangan. Bantuan bahan makanan mencakup 1,62 ton beras, 555 kg gula, 270 dus air mineral, 405 dus mi instan, 175 dus minyak goreng, 142 dus biskuit, serta bahan pangan lainnya seperti sarden, telur, susu kental manis, dan makanan anak/bayi.
Baca Juga : Korban Banjir Sumatera Terancam Kelaparan, Legislator Desak Pemerintah Kirim Bantuan Darurat
Selain itu, turut disalurkan kebutuhan sehari-hari seperti perlengkapan mandi, obat-obatan, selimut, terpal, dan popok sekali pakai.
nusantaraterkini.co/tag/pertamina-hulu-rokan" class="article-tag-link" rel="tag">Pertamina Hulu Rokan (PHR) akan terus menjalankan perannya sebagai perusahaan energi yang tidak hanya berfokus pada keberlanjutan operasi, tetapi juga pada tanggung jawab sosial kepada masyarakat, terutama di wilayah yang berada di sekitar area kerja perusahaan.
Komitmen ini dijalankan melalui sinergi dengan SKK Migas, pemerintah daerah, BPBD, serta para pemangku kepentingan lainnya.
(zie/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSJelang HUT Ke-81, Pasahli Panglima TNI Sambangi Mantan Panglima TNI
Herman Saleh Harahap·1 menit yang lalu -
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·9 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan