Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Akses Terputus Lumpur Setinggi Leher, Ratusan Warga di Aceh Timur Sempat Tak Terhubung

Editor:  hendra
Reporter: Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Momen Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menerobos lumpur menyalurkan bantuan untuk korban banjir di wilayah pedalaman di Aceh Timur, Selasa (2/12/2025). (Foto: HO-Dok Pemkab Aceh Timur/ANTARA)

Nusantaraterkini.co, ACEH – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengungkapkan bahwa tiga kecamatan di wilayahnya masih terisolasi akibat banjir dan timbunan lumpur. Jalur menuju lokasi terputus karena tertutup material lumpur yang tingginya mencapai leher orang dewasa.

Salah satu wilayah yang terdampak adalah Kecamatan Pante Bidari, khususnya Desa Sahraja dan Desa Sijudo. Di sana terdapat lima titik pengungsian.

“Tiga titik sudah bisa kita deteksi dan tembus, yaitu salah satunya di SMPN 1 Sijudo. Namun dua titik lain masih belum dapat dijangkau karena akses dipenuhi lumpur setinggi leher sepanjang delapan kilometer,” ujar Iskandar, Rabu (3/12/2025).

Baca Juga : Aceh Besar Kirim 200 Ton Bantuan Logistik via Laut untuk Korban Banjir di Pantai Timur Aceh

Menurutnya, ratusan warga di dua titik tersebut sempat hilang kontak karena akses darat, hutan, maupun jalur sungai benar-benar tidak bisa dilalui. Untuk memastikan kondisi mereka, pemerintah daerah mengirim 20 pemuda desa dengan membawa persediaan makanan seadanya.

“Mereka menembus hutan selama dua hari untuk mencari warga yang dilaporkan hilang kontak. Syukurnya, mereka berhasil menemukan informasi bahwa warga masih hidup dan bertahan di hutan,” kata Iskandar.

Upaya evakuasi kemudian dilakukan. “Kemarin pagi, tim yang dipimpin Dandim Aceh Timur berangkat menggunakan speedboat untuk mengevakuasi warga. Alhamdulillah situasi kini mulai bisa kita kendalikan,” tambahnya.

Baca Juga : Jembatan Keumuneng Ambruk: Akses Vital Dusun Gelugur Terputus, Warga Desak Perbaikan

(Dra/nusantaraterkini.co)