Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Teknisi WIFI Tewas Berdiri Gegara Kesetrum saat Pasang Kabel Tiang Telkom

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Teknisi WIFI Tewas Berdiri Gegara Kesetrum saat Pasang Kabel Tiang Telkom. Ilustrasi Mayat. (Foto: Skyward Kick Productions/Shutterstock)

nusantaraterkini.co, JATIM - Seorang teknisi WiFi di Nganjuk, Jawa Timur (Jatim) tewas kesetrum saat memasang kabel di tiang Telkom pinggir jalan, di Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Rabu siang (22/1/2025).

Korban berinisial MFR (20), warga Desa Baleturi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk tewas dalam posisi berdiri.

Baca Juga : Anak di Bawah Umur Jadi Otak Pelaku Curanmor

Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Supriyanto, mengatakan awalnya korban bersama rekannya berinisial AF berangkat untuk memasang kabel Telkom di tiang yang berada di lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, korban langsung naik ke tiang dan melakukan penarikan kabel dibantu oleh AF dari bawah.

Baca Juga : Oknum Polisi Tewas Ditikam saat Gerebek Bandar Narkoba, Begini Kronologinya

"Sekitar pukul 11.37 WIB, saksi melihat korban tersengat aliran listrik dengan luka bekas sengatan di tengkuk dan paha kiri. Saksi segera meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkan kejadian ke Polsek Prambon," kata Supriyanto dikutip kumparan, Kamis (23/1/2025).

Polisi bersama petugas PLN dan petugas medis Puskesmas Prambon langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi korban.

Setelah proses evakuasi, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, yakni tangga, satu gulungan kabel WiFi, serta pakaian dan sandal korban.

Baca Juga : Dua Kurir Narkoba di Binjai Diringkus Polisi saat Antarkan Ganja

"Petugas juga mencatat adanya luka bekas sengatan listrik dan kondisi korban yang mengeluarkan sperma saat ditemukan," jelasnya.

Atas kejadian itu, anggota Polsek Prambon saat ini masih mendalami lebih lanjut peristiwa tersebut.

"Penyelidikan lebih lanjut dilakukan Polsek Prambon untuk memastikan tidak ada kelalaian lain yang menyebabkan insiden ini," ujarnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).