Tabrakan Beruntun di Tol Palembang-Indralaya, Sebanyak 14 Korban Dirawat di Tiga RS
Tabrakan beruntun di Tol Palembang-Indralaya melukai 14 penumpang dan pengemudi DAMRI. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan.
Nusantaraterkini.co, OGAN ILIR - Sebanyak 14 orang penumpang dan pengemudi bus DAMRI mengalami luka-luka akibat kecelakaan beruntun tiga kendaraan di KM 9+800 Jalur A Jalan Tol Palembang–Indralaya, Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
"Kedua sopir kendaraan saat ini sedang dimintai keterangan. Untuk penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan oleh Sat Lantas Polres Ogan Ilir," ujar Kasi Humas Polres Ogan Ilir IPTU Mansyur, Sabtu (5/9/2026).
Insiden yang tidak menimbulkan korban jiwa tersebut melibatkan Mitsubishi Triton warna putih nomor polisi BG 8136 CI yang dikemudikan Jurman, bus ALS warna hijau nomor polisi BK 7672 UA dengan pengemudi Hartono, serta bus DAMRI nomor polisi BG 7751 AQ yang seluruhnya melaju searah dari Palembang menuju Indralaya.
Seluruh korban luka merupakan pengemudi dan penumpang bus DAMRI, dengan rincian penanganan medis terbagi di tiga fasilitas kesehatan yakni sebanyak enam korban dilarikan ke RS Arroyan, enam korban dirujuk ke RSMH Palembang, serta dua korban lainnya menjalani perawatan di RS Tanjung Senai.
Personel Sat Lantas Polres Ogan Ilir yang diterjunkan ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan para saksi, dan mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat guna kepentingan penyidikan.
Pihak kepolisian juga mendalami aspek hukum perkara tersebut, termasuk potensi penerapan Pasal dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan berdasarkan hasil olah bukti di lapangan yang hingga saat ini belum menetapkan unsur kelalaian maupun status hukum pihak terlibat.
Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan kondisi fisik, tingkat kelelahan, dan rasa mengantuk sebelum berkendara.
"Kami terus mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat mengemudikan kendaraan. Jika merasa mengantuk atau lelah, silakan berhenti dan beristirahat terlebih dahulu demi keselamatan bersama," tegasnya.
Jajaran Polda Sumsel bersama Polres Ogan Ilir memastikan proses hukum dan penanganan kecelakaan ini berjalan transparan.
"Polres Ogan Ilir memastikan proses penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap kronologi dan penyebab kecelakaan secara utuh. Kepolisian juga memastikan penanganan dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·3 menit yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·16 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·33 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·52 menit yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·1 jam yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·1 jam yang lalu -
NASIONALHercules: Penyadapan terhadap Presiden Adalah Tindakan Makar dan Pengkhianatan Negara
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALBarang Bukti 72 Perkara Dimusnahkan Kejari Binjai, Sabu hingga Ganja Ikut Dibakar
hendra·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan