Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Sunhaji Penjual Es Teh yang Viral karena Gus Miftah Bakal Diberi Rumah Baru

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sunhaji penjual es yang didatangi rumahnya oleh Gus Miftah di Magelang, Jawa Tengah, Rabu (4/12/2024). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

nusantaraterkini.co, MAGELANG - Sunhaji (37) pedagang es teh yang sempat viral karena dikatakan goblok oleh Gus Miftah saat dia sedang berjualan es teh di pengajian di Magelang banyak menarik simpati masyarakat.

Salah satunya adalah pengelola Masjid Nurul Ashri yang beralamat di Deresan, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, DIY. 

Mereka berjanji akan memberikan Sunhaji rumah layak.

Baca Juga : Gus Miftah Minta Maaf Usai Dianggap Menghina Tukang Es saat Dakwah di Magelang

"Kita melihat itu (peristiwa yang dialami Sunhaji) menjadi sesuatu yang mungkin kurang elok, seperti itu kan. Kurang elok yang dilakukan oleh salah satu mungkin petinggi agama," kata Kepala Kemitraan dan Komunikasi Masjid Nurul Ashri Deresan, Faturrahman Arhaby, melalui sambungan telepon, dikutip kumparan, Rabu (4/12/2024).

Masjid kemudian turut mengunggah soal peristiwa itu ke media sosial. Ada banyak respons dari warganet dan masyarakat.

"Banyak sekali yang mengontak kami juga bahwasanya ingin membantu, ingin membantu, ingin membantu, seperti itu. Akhirnya kita dan tim pagi ini habis Subuh tadi berangkat ke Magelang," kata Fatur.

Baca Juga : Gus Miftah Datangi Penjual Es di Magelang, Rangkul dan Minta Maaf Usai Video Viral

Fatur menceritakan saat tim tiba di rumah Sunhaji, sudah banyak pihak yang datang bertemu dengan Sunhaji. Mulai dari menanyakan kabar hingga bersilaturahmi.

Perwakilan dari Masjid Nurul 'Ashri pun berbincang dengan Sunhaji. Hasil pembicaraan itu, diketahui kalau Sunhaji tidak memiliki rumah.

"Hasil dari pembicaraan kita itu ternyata beliau itu memang mempunyai ini satu hal yang cukup urgent, seperti itu. Jadi, Bapak Sunhaji ini tinggal bersama mertuanya di rumah mertuanya itu. Jadi, istilahnya satu rumah itu dihuni oleh beberapa keluarga terus kemudian beliau sendiri itu sudah yatim piatu sejak lahir," katanya.

Dari asesmen tersebut masjid kemudian mengambil langkah berbeda dengan kebanyakan pihak lain. Jika banyak yang menawarkan modal usaha hingga umrah, Masjid Nurul 'Ashri memutuskan untuk memberikan rumah baru untuk Sunhaji.

"Akhirnya tepat di hari ini kita memutuskan untuk membantu membangunkan rumah di tempatnya Pak Sunhaji," katanya.

Rumah ini adalah rumah baru bukan merenovasi rumah mertua Sunhaji. Rencananya lokasi tak jauh dari tempat tinggal Sunhaji saat ini.

Terkini, donasi untuk Sunhaji yang digalang masjid ditargetkan mencapai Rp 300 juta. Semakin cepat terkumpul maka rumah akan semakin cepat dibangun.

"Kita target per Zuhur ini masuk Rp 100 juta. Dengan total dana yang kita butuhkan itu sekitar di kisaran Rp 300 jutaan," katanya.

"Kalau untuk lokasi rumah itu mungkin kita belum bisa memastikan, yang pasti di dekat situ juga. Heem. Karena memang fokus awal itu adalah penggalangan dana dulu," pungkasnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).