Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Sinopsis Film Non-Stop: Ancaman Pembunuhan dari SMS di Pesawat, Tayang di Bioskop Trans TV

Editor:  Team
Reporter: wiwin
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sinopsis Film Non-Stop sebuah film yang diperankan oleh Liam Neeson yang akan tayang di Bioskop Trans TV Hari ini 8 Maret 2025 Pukul 21.00 WIB.

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Sinopsis Film Non-Stop sebuah film yang diperankan oleh Liam Neeson yang akan tayang di Bioskop Trans TV Hari ini 8 Maret 2025 Pukul 21.00 WIB. 

Film ini menceritakan sebuah pesawat yang melakukan perjalanan jauh, mendapatkan ancaman dari seseorang.

Ancamannya yaitu satu per satu penumpang di dalamnya akan dibunuh. Seorang mantan agen khusus yang juga menjadi penumpang, menyelidiki siapa sebenarnya penjahat tersebut yang ternyata salah satu dari penumpang pesawat.

Baca Juga : Curhatan Pilu Umi Pipik, Usai Menikahkan Adiba Khanza dan Egy Maulana Vikri hingga Singgung Almarhum Uje

Selain Liam Neeson, film Non-Stop dibintangi oleh Julianne Moore, Scoot McNairy, Michelle Dockery, Nate Parker, dan Corey Stoll.

Skenario disusun oleh John W. Richardson, Christopher Roach, dan Ryan Engle. Sementara sebagai pengarah adegan dipercayakan pada Jaume Collet-Serra.

Non-Stop mendapatkan rating 6.9/10 di situs IMDb. Lalu, dalam situs Rotten Tomatoes , film Non-Stop memperoleh penilai skor 63% dari audiens.

Baca Juga : Pabrik Uang Kiky Saputri Sebelum Dipinang Keluarga Hakim yang Bernilai Fantastis

Film yang mendapatkan rilis pada 27 Januari 2014 ini telah mengumpulkan pendapatan 222,8 juta dolar AS.

Sinopsis Film Non-Stop

Bagi pecinta film dengan setting penerbangan, Non-Stop adalah pilihan tepat. Film ini mengisahkan Bill Marks (Liam Neeson), seorang marshal udara yang harus menghadapi situasi mencekam selama penerbangan transatlantik.

Baca Juga : Jadwal Trans TV Hari Ini, Selasa 7 Oktober 2025: Bioskop Trans TV - Terminator Salvation dan All the Devils Men

Saat pesawat masih di udara, ia menerima serangkaian pesan teks anonim yang menuntut transfer uang sebesar US$150 juta ke rekening luar negeri. 

Ancamannya jelas: jika permintaan tidak dipenuhi, seseorang akan mati setiap 20 menit. Dengan waktu yang terbatas dan tekanan psikologis yang tinggi, Bill harus menemukan dalang di balik ancaman ini sebelum terjadi bencana besar.

Film Non-Stop mengisahkan perjalanan Bill Marks naik pesawat dari kota New York ke London. Perjalanan panjang tersebut dilaluinya bersama temannya, Hammond.

Baca Juga : Jadwal Indosiar Hari Ini, Rabu 1 Oktober 2025: Live D’Academy 7 Top 13 Group 1 Result 

Bill sebenarnya dalam kondisi tidak stabil karena dirinya seorang pecandu alkohol yang sedang mengalami depresi.

Bill yang mantan seorang agen khusus itu lantas mendapatkan masalah selama di perjalanan. Dia mendapatkan pesan ancaman yang selalu datang silih berganti. Itu membuatnya tidak nyaman, namun dia juga tidak bisa mengabaikan isi ancaman itu.

Dia diminta melakukan transfer sebesar 150 juta dolar AS ke sebuah rekening. Jika tidak, pengancam menjanjikan satu per satu penumpang terbunuh secara acak.

Baca Juga : Gelagat Tak Biasa Ruben Onsu dan Sarwendah, Meskipun Bareng Anak-anak

Sampai suatu ketika, Bill mendapati Hammond membawa kokain dalam penerbangan dan tidak sengaja dibunuhnya.

Dari situ, Bill menyadari bahwa korban pertama adalah temannya sendiri.Sebab, waktu kematiannya sesuai dengan pesan dari pengancam yakni 20 menit setelah pesan dibacanya. Waktu berlalu dan korban jiwa pun terjadi lagi.

Sampai akhirnya, Bill bertemu salah seorang penumpang yang memiliki kemampuan dalam teknologi informasi.

Baca Juga : Reaksi Istri Gibran Rakabuming Nyariss Terjatuh Karena Emak-emak Dipuji Warganet

Dia adalah Zack White yang membantu melacak pengirim pesan lewat ponsel itu. Setelah dianalisa, pengirimnya adalah Charles Wheeler.

Bill turut melibatkan salah satu pramugari untuk mempermudah pelacakan. Pramugari tersebut turut mengawasi gerak-gerik para penumpang.

Sekali pun sudah ketahuan pelakunya, namun tidak semudah itu menebak penumpang yang memiliki nama tersebut. Di samping itu, dia tidak bekerja sendirian. Akankah Bill mampu melumpuhkan pelaku?