Nusantaraterkini.co, Jakarta - Film drama aksi sejarah berjudul Medieval tayang di Bioskop Trans TV pada pukul 23:30 wib malam ini.
Film ini diproduksi oleh Highland Film Group, dan diperankan oleh Ben Foster, Sophie Lowe, Michael Caine, Til Schweiger, Rolland Moller, Matthew Goode, dan William Moseley.
Film garapan Petr Jakl dengan naskah yang juga ditulis olehnya, telah rilis pada tanggal 8 September 2022 di Ceko. Sedangkan menurut informasi di laman 21 Cineplex, film tersebut masih dalam status coming soon di Indonesia.
Baca Juga : Mahalini Raharja Absen Jadi Bridal Shower Aaliyah Massaid, Warganet Sentil Malu Gagal Operasi Hidung
Film berdurasi selama 2 jam, 5 menit tersebut mengangkat ikon sekaligus panglima perang dari Ceko bernama Jan Žižka.
Dia adalah seorang pemimpin perang yang telah mengalahkan tentara Ordo Teutonik dan Kekaisaran Romawi.
Sinopsis Film Medieval
Baca Juga : Selvi Ananda dan Nagita Slavina Kompak Jadi ‘Chanel Girl’ di Debat Capres Terakhir 2024
Film Medieval berkisah pada abad ke-14, ketika Raja Bohemia dan Kaisar Romawi Wenceslas IV mengambil alih tahta dari ayahnya, Charles IV.
Kerajaannya yang tidak begitu besar membuat kerajaan dalam bahaya.
Di lain sisi, Henry III dari Rosenberg, bangsawan paling kuat di negeri itu, terus mengambil properti dari rakyat jelata, akhirnya menyebabkan salah satu dari mereka melawan.
Baca Juga : Adab Azizah Salsha saat Lihat Pertemuan El Rumi, Shifa Hadju dan Marsha Aruan Tuai Pujian
Mengetahui keadaan yang demikian, Jan Žižka ksatria bayaran dari Hussite tentu tidak tinggal diam dan memilih untuk bergerak setelah hampir semua keluarganya terbunuh.
Berangkat dari motivasi tersebutlah, Žižka sangat ingin membalaskan dendamnya.
Sekali waktu, Catherine jatuh cinta dengan Jan Žižka dan memberinya kesepakatan antara Rosenberg dan House of Lords untuk memadamkan usahanya untuk menggulingkan raja.
Baca Juga : Sebelum Menikah, Potret Lawas Kahiyang Ayu Bikin Pangling, Pipi Tirus Anti Gemoy
Akan tetapi, di sisi lain aliansi telah berhasil menculik sang raja. Walaupun tentara raja berhasil membebaskan Wenceslas, tetapi dia harus menerima perdamaian yang memalukan.
Karena itu, Žižka dipaksa untuk memilih di antara dua pilihan, menyerah memperjuangkan keadilan dan menerima rumah yang lebih tinggi, atau terus berjuang, bahkan jika dia ditinggalkan sendirian.
(wiwin/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Imbas Pamer Al Ula saat Umrah, BCL Dirujak Warganet hingga Terungkap Biayanya Bernilai Fantastis
