nusantaraterkini.co, MEDAN - Seorang nelayan pencari udang hanyut diperaiaran Kampung Nelayan Indah, Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara.
Hal tersebut diketahui saat keluarga korban melaporkan kehilangan satu anggota keluarga bernama Haris Nasution (66) ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kota Medan.
Kepala Kantor SAR Kelas A Medan, Hery Marantika menguraikan kronologi kejadian tersebut berawal ketika korban sedang berlayar diperairan Kampung Nelayan.
Baca Juga : Cuaca Ekstrem Landa Sumut, Masyarakat Diimbau Waspada dan Siap Siaga Bencana
“Kejadian bermula pada Jumat (22/8/2025) sekitar pukul 14.00 WIB, saat korban berangkat dari rumah menggunakan perahu untuk mencari udang,” katanya pada Senin (25/8/2025).
Kemudian korban yang biasanya pulang hari, namun kini tak kunjung kembali. Keluarga yang khawatir akhirnya memutuskan untuk mencari korban dengan para warga dan nelayan sekitar. Dari hasil pencarian warga dan nelayan akhirnya menemukan perahu milik korban saja.
“Merasa khawatir, keluarga korban mencoba mencari di lokasi tujuan korban, tetapi tidak menemukan keberadaan korban dan hanya menemukan perahunya,” ujar dia.
Baca Juga : Di Belawan, Ijeck Harap Nelayan Manfaatkan Sekolah Lapangan Cuaca Demi Keselamatan
Karena korban belum juga ditemukan, keluarga dan para nelayan melaporkan peristiwa tersebut ke Kantor SAR Kelas A Medan, yang akhirnya dilakukan pencarian gabungan dengan para nelayan.
“Setelah menerima laporan pada pagi tadi, kami langsung memberangkatkan tim rescue menuju lokasi kejadian. Pencarian kami fokuskan di sekitar area tujuan korban dan lokasi perahu korban ditemukan," ujar Hery
Dari hasil operasi pencarian yang terdiri dari personel SAR, Polsek Medan Labuhan, unsur nelayan setempat korban berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada keluarga untuk segera dimakamkan.
Baca Juga : Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai, Diduga Korban Banjir
“Alhamdulillah, hari ini korban berhasil kami temukan sekitar 1 km ke arah timur dari lokasi penemuan perahu korban. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung kami evakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga," tambahnya.
(Cw3/nusantaraterkini.co).
