Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Senator Dedi Iskandar Batubara Serahkan Bantuan Kepada Korban Banjir di Langkat Sumut

Editor:  hendra
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Dedi Iskandar Batubara (Foto: Dok DPD)

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota DPD Dedi Iskandar Batubara menyerahkan bantuan kepada para korban banjir di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025).

Senator Dedi Iskandar menyalurkan bantuan DPD RI berupa air minum dalam kemasan sebanyak 500 karton, mie instan 50 karton, dan pakaian bekas layak pakai sebanyak 7 bal.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Posko Bencana, di Kantor Camat Stabat, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga : Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan, Upaya Bangsa untuk Naik Kelas

Dalam kesempatan itu, Senator Dedi Iskandar menyerahkan bantuan kepada para korban yang diterima langsung oleh Bupati Langkat Syah Afandin didampingi Kepala BPBD Kabupaten Langkat, Kabag Ops Polres Langkat dan Camat Kabupaten Langkat.

Adapun Senator Dedi Iskandar Batubara didampingi Ketua PD Al Washliyah Kabupaten Langkat H. Syahrizal, MZ dan Rusli Efendi Damanik Wakil Sekretaris PW Al Washliyah Sumut.

Senator Dedi Iskandar yang juga Ketua Kelompok DPD RI di MPR RI ini menjelaskan pemberian bantuan tersebut merupakan Program DPD RI Peduli memakai Dana Task Force dari DPD RI yang merupakan dana bantuan untuk bencana.

Baca Juga : 152 Anggota DPD Periode 2024-2029 Dilantik Hari Ini

Sementara itu, Bupati Langkat H. Syah Afandin menyampaikan terima kasih kepada DPD RI khususnya Senator Dedi Iskandar Batubara yang telah menyerahkan bantuan bagi warganya yang terdampak banjir.

“Saya atas nama masyarakat Langkat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan DPD RI kepada warga terdampak banjir,” ujar Bupti Syah Afandin.

Bupati Syah Afandin menyebut warga terdampak banjir sangat membutuhkan bantuan berupa makanan, pangan, obat-obatan dan sebagainya.

Baca Juga : Ketum PB Al Washliyah Digugat, Ini Kata Pengacara Basyarul Ulya

“Hari ini masih sekitar 500 KK (kepala keluarga) yang belum mampu dievakuasi karena kondisi lapangan yang belum memungkinkan,” ujar Bupati Syah Afandin. 

(cw1/nusantaraterkini.co).