Sempat Kabur Saat Diperiksa, Dua WN Nigeria Ditangkap Imigrasi Denpasar: Satu Overstay 379 Hari
Imigrasi Denpasar menangkap dua WN Nigeria di Ubud. Satu WNA overstay 379 hari, sementara lainnya tak dapat menunjukkan dokumen keimigrasian.
Nusantaraterkini.co, DENPASAR – Dua warga negara (WN) Nigeria diamankan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar karena terindikasi melakukan pelanggaran keimigrasian terkait izin tinggal.
Keduanya ditangkap dalam patroli keimigrasian yang digelar Tim Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) di kawasan Ubud dan Sanur, Bali, Kamis (27/8/2026) malam.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar R. Haryo Sakti mengatakan, patroli dilakukan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga negara asing, khususnya tempat hiburan malam seperti bar, kelab malam, dan lokasi hiburan lainnya.
Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan edukasi kepada pengelola usaha mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membantu pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing.
Saat menyisir salah satu tempat usaha di kawasan Ubud, petugas mendapat informasi mengenai keberadaan dua WN Nigeria yang diduga memiliki persoalan terkait izin tinggal.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap keduanya. Namun, situasi sempat menegang ketika salah seorang WNA tiba-tiba berusaha melarikan diri untuk menghindari pemeriksaan.
"Situasi sempat menegang ketika salah satu WNA tiba-tiba berusaha melarikan diri untuk menghindari pemeriksaan. Petugas segera melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan WNA tersebut," kata Haryo dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2026).
Setelah diamankan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap data keimigrasian kedua WNA tersebut.
Hasil pemeriksaan menunjukkan salah satu WN Nigeria diketahui telah melewati masa berlaku izin tinggal atau overstay selama 379 hari. Sementara satu WNA lainnya tidak dapat menunjukkan dokumen keimigrasian kepada petugas.
"Keduanya diamankan dan dibawa ke Kantor Imigrasi Denpasar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujar Haryo.
Patroli Juga Digelar di Sanur
Selain Ubud, patroli keimigrasian juga menyasar kawasan Sanur yang dikenal sebagai salah satu wilayah dengan aktivitas warga negara asing cukup tinggi.
Dalam penyisiran di sejumlah pusat aktivitas malam kawasan Sanur, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran keimigrasian.
Haryo mengatakan pengawasan terhadap orang asing akan terus dilakukan, terutama di kawasan yang memiliki tingkat kunjungan dan aktivitas WNA tinggi.
Ia juga mengingatkan jajarannya agar tetap mengedepankan sikap humanis selama menjalankan pemeriksaan, tanpa mengabaikan aspek keamanan dan ketegasan dalam penindakan.
"Ini merupakan bagian dari upaya Kantor Imigrasi Denpasar untuk meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kunjungan dan aktivitas orang asing yang tinggi," katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali Ramdhani menegaskan bahwa pendekatan humanis tetap menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas keimigrasian.
Meski demikian, tindakan tegas tetap akan dilakukan apabila petugas menemukan adanya pelanggaran terhadap aturan keimigrasian.
"Pendekatan humanis tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan tugas. Namun, apabila ditemukan pelanggaran, jajaran Imigrasi harus tetap bertindak tegas, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tegas Ramdhani.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·Beberapa detik yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSPastikan Pemenuhan Gizi Sesuai Standar, Kapolres Binjai Audit SPPG di Sendang Rejo
hendra·1 jam yang lalu -
POLITIKSoroti Ranperda Pajak, Fraksi PKS DPRD Medan Minta Pemko Jaga Daya Beli Warga
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
PERISTIWADemo DPRD Sumut, KAMMI Soroti Seleksi KPID dan Alokasi Dana Reses
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKNusron Wahid Akui Mundur dari Kepengurusan Golkar, Alasan Diserahkan ke Bahlil
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan