Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Sempat Hilang Usai Pamit Interview di Bank BCA, Warga Tembung Dikabarkan Meninggal di Kamboja

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Muhammad Alfi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sempat Hilang Usai Pamit Interview di Bank BCA, Warga Tembung Dikabarkan Meninggal di Kamboja

Nusantaraterkini.co - MEDAN - Sempat dinyatakan hilang usai izin pamit pergi interview kerja di Bank BCA, Nazwa Aliya (18), dikabarkan meninggal dunia di Kamboja, pada Selasa (12/8/2025).

Informasi duka ini, diperoleh usai pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang berada di Phnom Penh, Kamboja, menghubungi keluarga terkait meninggalnya korban.

Baca Juga : Dikabarkan Meninggal Dunia di Kamboja, Keluarga Nazwa Auliya Minta Pemerintah Bantu Pemulangan Jenazah

Ibu korban, Laniari Hasibuan (53), yang ditemui Nusantaraterkini.co di kediamannya yang berada di Jalan Bejo, Gg Sejahtera, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang ini pun turut menceritakan kronologis sebelum putri bungsunya itu dikabarkan meninggal dunia.

Dimana, pada tanggal 29 Mei 2025, Nawza berpamitan dengan ibunya untuk pergi interview di salah satu kantor cabang Bank BCA yang ada di Medan, bersama teman sekolahnya.

"Pada tanggal 28 malam, si Nazwa ini cerita kalau besok pagi (29/5) dia mau interview di BCA sama kawan nya. Dan dia keluar rumah itu pagi-pagi buta, sehingga gak sempat ketemu sama saya karna masih tidur pagi itu," Ujar ibu korban Laniari Hasibuan, Jumat (15/8/2025).

Sementara itu, Nazwa yang hingga siang hari tidak memberi kabar pada ibunya ini pun di hubungi sang ibu melalui Telepon Whatsapp untuk menanyakan keberadaannya.

"Waktu siang hari dia saya telpon untuk nanyak sudah selesai interview atau belum, namun telpon saya diriject dan dia (Nazwa) mengirim pesan jangan telpon, chet aja," Ungkapnya.

Namun, hingga malam hari Nazwa yang tidak kunjung pulang ke rumah ini pun berusaha di hubungi pihak keluarga untuk menanyakan kembali keberadaan nya.

"Malam nya kami telpon lagi si Nazwa, karna gak ada kabar sama sekali dari siang itu, tapi juga gak di angkatnya" Ujarnya.

"Dan tiba-tiba dia ngirim pesan Whatsapp foto selvie, menyebutkan kalau dia sudah berada di Bandara Bangkok, Thailand, untuk melakukan study tour bersama teman-teman semasa Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Hotel Adi Mulia dulu," Ungkap ibu korban.

Ibu korban yang kaget mengetahui putri bungsunya ini sudah berada di Thailand pun, memintanya untuk segera kembali ke Indonesia.

Namun, permintaan itu dengan tegas di tolak oleh korban (Nazwa) yang saat itu mengaku akan mengikuti Study Tour bersama teman-temannya.

"Waktu saya tau dia sudah di Thailand, saya sempat pingsan dan saat itu juga saya minta dia untuk pulang tapi di tolaknya," Ujar ibu korban sembari mengusap air matanya.

Baca Juga : Prabowo Apresiasi PM Anwar Ibrahim Selesaikan Konflik Thailand dan Kamboja

Ibu korban yang panik dengan kondisi anak bungsu dari 2 bersaudara ini pun sempat mengaku berniat membuat laporan atas kehilangan anak di Mapolsek Medan Tembung.

Namun, laporan ibu korban di tolak dengan alasan jika pihak keluarga telah mengetahui keberadaan korban dan korban sendiri bukan lagi anak di bawah umur.

"Malam itu juga saya sempat datang ke polsek medan tembung untuk buat laporan anak hilang, tapi di tolak karna katanya saya sudah tau kalau anak saya itu ada di thailand," Pungkasnya.

Sementara itu, pada tanggal 7 Agustus 2025, ibu korban sempat menerima kabar dari pihak KBRI di Phnom Penh, jika anaknya tersebut tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit State Hospital, yang ada di Provinsi Siemreap, Kamboja.

Baca Juga : 2 Tentara Kamboja yang Sempat Ditangkap Dipulangkan Thailand

Namun, setelah empat hari mendapat perawatan, Nazwa di kabarkan meninggal dunia pada 12 Agustus 2025. 

"Awalnya tanggal 7 saya di kabarkan kalau Nazwa lagi di rawas di RS, dan akhirnya kemarin tanggal 12 saya kembali di kabarkan kalau anak saya itu telah meninggal dunia," Jelas ibu korban.

(cw5/Nusantaraterkini.co)