Nusantaraterkini.co, MEDAN - Nazwa Aliya (18), Warga Jalan Bejo, Gg Sejahtera, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, yang sebelumnya dikabarkan meninggal dunia di Kamboja, kini terkendala biaya pemulangan jenazahnya.
Hal ini diutarakan langsung oleh ibu korban Laniari Hasibuan (53), saat ditemui Nusantaraterkini.co di kediamannya.
Menurut Laniari, Jasad putri bungsu nya itu saat ini masih berada di RS State Hospital, Provinsi Siemreap, Kamboja. Sejak dinyatakan meninggal dunia pada 12 Agustus 2025 lalu.
Dimana, saat ini pihak keluarga masih terkendala biaya pemulangan jenazah Nazwa yang besarannya mencapai 8 ribu 5 ratus Dolar atau setara Rp 138 juta.
"Saat ini jenazah anak saya masih di RS State Hospital, dan untuk biaya pemulangan nya itu kemarin di kabari mencapai 8 ribu 5 ratus Dolar atau 138 juta rupiah," ungkapnya, Jumay (15/8/2025).
Baca Juga : Sempat Hilang Usai Pamit Interview di Bank BCA, Warga Tembung Dikabarkan Meninggal di Kamboja
Untuk itu, ibu korban pun berharap agar pemerintah Indonesia khususnya Sumatera Utara dan Deliserdang dapat membantu pemulangan jenazah anaknya yang meninggal secara misterius tersebut.
"Saya berharap pemerintah dapat membantu pemulangan jenazah anak saya, sebab saat ini saya tidak memiliki biaya sebanyak itu," ujarnya sembari meneteskan air mata.
Sebelumnya, Nazwa Aulia sempat dinyatakan hilang usai izin pamit untuk interview bekerja di salah satu Kantor Cabang Bank BCA yang ada di Medan, pada tanggal 29 Mei 2025.
Sementara itu, pada tanggal 12 Agustus 2025 lalu, pihak keluarga mendapat informasi dari KBRI di Phnom Penh jika korban telang meninggal dunia setelah mendapat perawatan selama empat hari lantaran sakit.
(cw4/nusantaraterkini.co)
