Sejumlah Oknum TNI Serang Warga di Deliserdang, 1 Tewas dan 8 Luka-lua
Sejumlah oknum TNI diduga menyerang sejumlah warga, di Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sejumlah oknum TNI diduga menyerang sejumlah warga, di Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang, pada Jumat (8/11/2024) kemarin.
Akibat kejadian tersebut, puluhan warga mengalami luka-luka hingga menewaskan seorang warga sipil bernama, Raden Barus (62). Diduga, Raden tewas akibat penganiayaan.
Kapendam I Bukit Barisan, Kolonel Dody Yudha, mengakatakan sejumlah prajurit TNI Angkatan Darat (AD) dari Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 Kilap Sumagan.
“Saat ini seluruh prajurit yang terlibat dalam penyerangan tersebut telah ditangani oleh Pomdam I Bukti Barisan,” ucapnya dalam konferensi pers, Minggu (10/11/2024).
Dirinya juga mengungkapkan, sebanyak 33 orang prajurit TNI terlibat dalam insiden tersebut.
"Oknum pelaku yang sudah terkonfirmasi diduga terlibat, sudah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Pomdam I Bukit Barisan," katanya.
Dirinya juga mengatakan, saat ini para korban telah telah telah dirawat di Rumah Sakit Putri Hijau.
"Delapan orang korban masyarakat yang luka-luka sudah dipindahkan dari rumah sakit Sembiring ke Rumah Sakit Putri Hijau, dan akan diberikan pengobatan yang terbaik, sampai sembuh," pungkasnya.
Terpisah, Bahrun, Kepala Desa Selamat, menjelaskan bahwa korban, saat itu mendengar sebuah keributan dan keluar dari rumah.
“Saat korban keluar ia diduga dipukuli oleh pada oknum TNI ini. Ada luka-luka di bagian tubuhnya,” ucapnya kepada Nusantaraterkini.co, melalui saluran telepon, Minggu (10/11/2024).
Kemudian, kata Bahrun, usai mengalami penganiayaan tersebut, warga mencoba membawa korban ke Rumah Sakit.
Namun, saat dalam perjalanan korban justru meninggal dunia.
“Saat diperjalanan itulah, dia (Raden) meninggal,” sambungnya.
Terpisah, Kepala Unit Reskrim Polsek Sibiru-biru, Ipda Natan Simatupang, membenarkan peristiwa tersebut.
Dirinya mengatakan, bahwa pada jasad korban ditemukan luka pada bagian kepala, wajah lebam dan punggung kiri dengan luka akibat benda tajam.
“Data korban yang luka-luka ada 10 orang. Terkait penyerang siapa dan apa motifnya masih diselidiki," ucapnya saat dikonfirmasi melalui telepon.
Insiden ini menjadi sorotan dari banyak pihak. Proses penyelidikan diharapkan dapat mengungkap fakta di balik serangan yang memicu ketegangan di desa tersebut.
(Cw7/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
E-SportTimnas MLBB Indonesia Bantai Arab Saudi 2-0, Tantang Filipina di Playoff Asian Games 2026
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMUTPenerimaan Zakat Triwulan III Baznas Sumut Naik Rp5 Miliar
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KRIMINALDugaan Kekerasan Seksual, Seorang IRT Laporkan Oknum Polres Tapteng
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
-
KESEHATANHerman Deru Resmikan Program Pelita Sumsel, Warga Gratis Operasi Mata
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
NEWSKepergian Wulansari Berawal dari Tawaran Kerja Kenalan di Facebook
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
NEWSPesan Luhut ke Prajurit TNI: Jaga Loyalitas Kepada Presiden
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
-
SUMATERA TERKINIPerbaikan Jalan Suka Makmur–Alue Ie Itam Mulai Dikerjakan
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
KOTA MEDANAtasi Banjir Cinta Damai, Pemko Medan Bangun Drainase
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan