nusantaraterkini.co, VIETNAM – Topan Bualoi menghantam wilayah Vietnam pada Senin pagi (29/9/2025) dan meninggalkan jejak kerusakan cukup parah. Badai tersebut merusak ratusan rumah, memutus aliran listrik, hingga menimbulkan korban jiwa.
Dikutip dari Reuters, satu orang dilaporkan meninggal dunia di Kota Hue setelah terjebak banjir. Sementara itu, 12 nelayan masih hilang usai empat kapal mereka diterjang gelombang besar di perairan Quang Tri.
Bualoi masuk melalui Provinsi Nghe An dengan membawa angin kencang. Kecepatan angin sempat tercatat 117 km/jam sebelum akhirnya melemah menjadi sekitar 88 km/jam.
Baca Juga : Klasemen SEA Games 2025: Indonesia Kokoh di Peringkat Kedua, Jaga Asa Lewat Koleksi 151 Medali
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah Vietnam mengevakuasi lebih dari 28.500 warga dari daerah rawan bencana. Empat bandara juga ditutup, membuat ratusan penerbangan batal atau tertunda.
Sejak akhir pekan lalu, hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah, memicu peringatan resmi mengenai potensi banjir besar dan tanah longsor.
Vietnam memang kerap menjadi jalur lintasan topan yang terbentuk di timur Filipina. Sebelumnya, badai Bualoi juga menewaskan sedikitnya 10 orang di Filipina pada pekan lalu.
(Dra/nusantaraterkini.co).
