Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Sapa Pasien Disabilitas Mental, Direktur RSJ Prof dr M Ildrem Berikan Semangat

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Direktur RSJ Prof Dr M Ildrem, Ismail Lubis melakukan kunjungan ke pasien disabilitas mental. (Foto: dok Ist)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof dr M Ildrem, drg. Ismail Lubis melakukan kunjungan ke pasien disabilitas mental.

Dalam kunjungannya, ia memberikan semangat kepada para pasien agar tetap menjalani perawatan dengan penuh semangat. 

Selain itu, Ismail juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan para pasien. Ia menanyakan langsung bagaimana pelayanan yang mereka terima dari tenaga kesehatan di rumah sakit. 

"Tetap semangat ya, harus semangat biar segera bisa sembuh. Biar bisa cepat kembali kerumah. Makan harus banyak, jangan berpikir kemana-mana. Kita harus sehat semuanya," katanya, Senin (24/3/2025). 

Baca Juga: Pasien Disabilitas Mental RSJ Prof dr M Ildrem Berlatih Fokus Lewat Futsal

Tidak hanya mengunjungi para pasien, ia juga mengecek makanan yang dikonsumsi pasien, untuk memastikan bahwa gizi mereka tercukupi dengan baik.

Sebagai bentuk kepedulian, Ismail juga membagikan kurma. Tindakan sederhana ini disambut dengan antusias oleh para pasien, yang terlihat bahagia saat menerima perhatian langsung dari pimpinan rumah sakit.

Momen kunjungan ini menciptakan suasana penuh kehangatan. Para pasien tampak senang dan memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan harapan serta keinginan mereka kepada drg. Ismail Lubis. 

Baca Juga: Manfaat Beres Rumah untuk Lingkungan dan Kesehatan Mental

Tak sedikit yang juga mengucapkan terima kasih atas perhatian yang selalu diberikan, menganggapnya sebagai sosok yang memperlakukan mereka seperti keluarga.

"Pak, terimakasih, enak makanannya. Terimakasih pak Ismail," kata pasien bersahutan. 

Kunjungan ini mencerminkan komitmen RS Jiwa Prof. dr. M. Ildrem dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pasien disabilitas mental, tidak hanya dalam aspek medis tetapi juga dari sisi psikososial.

(zie/Nusantaraterkini.co)