Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Rupiah Hari Ini Menguat Tipis ke Rp17.916 per Dolar AS

Rupiah hari ini, Selasa 6 Oktober 2026, menguat tipis 0,01% ke Rp17.916 per dolar AS di tengah pergerakan mata uang Asia.

Seorang pekerja tengah memperlihatkan mata uang dolar dan rupiah. (Foto: istimewa)
Seorang pekerja tengah memperlihatkan mata uang dolar dan rupiah. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,ย JAKARTA โ€” Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak terbatas pada perdagangan Selasa (6/10/2026). Rupiah tercatat menguat tipis, tetapi masih bertahan di sekitar level Rp17.900 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 0,01% ke posisi Rp17.916 per dolar AS. Pergerakan tersebut menunjukkan penguatan mata uang Garuda masih relatif terbatas di tengah dinamika pasar valuta asing Asia.

Pergerakan rupiah turut berlangsung seiring dengan beragamnya kinerja mata uang kawasan terhadap dolar AS. Sejumlah mata uang Asia mampu mencatat penguatan, sedangkan sebagian lainnya justru tertekan.

Dolar Taiwan menjadi salah satu mata uang yang menguat. US$-TWD berada di level 31,7510 atau naik 0,07%.

Rupiah menyusul dengan penguatan 0,01% ke level Rp17.916. Sementara itu, rupee India berada di posisi 96,2988 atau naik 0,01%.

Yuan China juga mencatat penguatan sebesar 0,02% ke level 6,7064.

Di sisi lain, sejumlah mata uang Asia mengalami pelemahan terhadap dolar AS. Yen Jepang berada di level 157,9200 atau turun 0,01%.

Dolar Hong Kong melemah 0,01% ke posisi 7,8474, sedangkan dolar Singapura turun 0,04% menjadi 1,2798.

Tekanan lebih besar terlihat pada won Korea Selatan yang melemah 0,18% ke level 1.343,8900. Peso Filipina juga turun 0,21% ke posisi 62,7740.

Ringgit Malaysia tercatat melemah 0,02% ke level 4,0877. Sementara itu, baht Thailand bergerak relatif stabil di level 33,6750 dengan perubahan 0,00%.

Dengan penguatan tipis tersebut, rupiah masih bergerak di area Rp17.900 per dolar AS. Pelaku pasar selanjutnya akan mencermati perkembangan ekonomi global dan sentimen pasar keuangan yang dapat memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait