Calvin Verdonk: Gelar Juara ASEAN Cup 2026 Jadi Amunisi Penting Hadapi Piala Asia 2027
Gelar juara ASEAN Cup 2026 jadi modal penting Timnas Indonesia jelang tampil di Piala Asia 2027
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Keberhasilan Timnas Indonesia keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 mendatangkan optimisme tinggi bagi skuad Garuda.
Bek andalan Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, menyebut trofi juara ini sebagai modal krusial dan amunisi berharga dalam menatap turnamen bergengsi tingkat kontinental, Piala Asia 2027 di Arab Saudi, Januari mendatang.
โKepastian Skuad Garuda merengkuh gelar juara diraih usai menumbangkan Thailand di partai puncak yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Kemenangan tersebut dipastikan lewat drama adu penalti dengan skor 4-2, setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu berakhir.
โMenurut Verdonk, duel final melawan tim Gajah Perang tersebut memiliki nilai strategis yang lebih dari sekadar perebutan trofi.
Terlebih, hasil drawing menempatkan Indonesia di grup yang sama dengan Thailand pada putaran final Piala Asia 2027 mendatang, bersama dengan Jepang dan Qatar di Grup F.
โ"Itu sebabnya pertandingan ini penting karena Thailand berada di grup yang sama dengan kami, begitu juga Jepang. Mereka adalah tim-tim Asia seperti ini," ujar Verdonk kepada wartawan di mixed zone SUGBK, Jakarta dikutip, Selasa (6/9/2026).ย
โPemain yang berkarier di klub Prancis, Lille, tersebut mengakui bahwa Jepang merupakan lawan berat yang memiliki kualitas di level berbeda.
Kendati demikian, ia tetap optimistis peluang Indonesia untuk melangkah lebih jauh di turnamen akbar tersebut tetap terbuka lebar, terutama saat bersua Thailand dan Qatar.
โ"Kami punya peluang menghadapi Thailand dan Qatar. Kami juga punya peluang melawan Jepang, tetapi mereka berada di level yang berbeda," tambahnya.
โMenanggapi jalannya laga final yang penuh ketegangan, Verdonk enggan ambil pusing meski Indonesia gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di waktu normal.
Seperti diketahui, Thailand harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-81 setelah Nicholas Mickelson diganjar kartu kuning kedua. Bagi Verdonk, yang terpenting adalah keberhasilan tim memutus puasa gelar dan membawa pulang trofi pertama bagi sepak bola Indonesia dalam 35 tahun terakhir.
โ"Trofi pertama, ya, itu pertandingan yang gila. Kami harus bermain lebih baik, tetapi kami menang. Jadi, tidak masalah," ucap pemain berusia 29 tahun itu.
โLebih lanjut, Verdonk memandang pencapaian ini sebagai tonggak penting dari lahirnya era baru sepak bola Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa timnya tidak ingin terbebani oleh catatan sejarah masa lalu di mana Indonesia kerap kesulitan di partai final termasuk kenangan pahit atas Thailand pada final Piala AFF 2002 di tempat yang sama.
โDengan skuad yang dihuni pemain-pemain berkualitas, Verdonk percaya Skuad Garuda memiliki potensi besar, meski ia juga mengingatkan agar tim terus berbenah dan berkembang untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di level Asia.
(*/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSPuan: RUU Perampasan Aset Masuk Pembahasan Tingkat I, Ditargetkan Rampung 16 Desember
hendra·8 menit yang lalu -
NEWS VIDEOIsu Panglima TNI Diganti Mencuat, Dasco: DPR Belum Terima Surpres
Fadli Tara·22 menit yang lalu -
KRIMINALBawa 20 Kilogram Ganja, Kurir Narkoba di Padangsidimpuan Gigit Tangan Polisi saat Diringkus
Rozie Winata·30 menit yang lalu -
NEWSPolres Binjai Kembali Salurkan 5 Ton Jagung ke Bulog, Total Serapan Tembus 300,2 Ton
hendra·38 menit yang lalu -
NEWS VIDEOGubernur Sumsel Buka Suara Terkait Video Viral Sambal Sruit di Lampung dan Ajang Kriyanusa Jakarta
Fadli Tara·48 menit yang lalu -
SEPAKBOLACalvin Verdonk: Gelar Juara ASEAN Cup 2026 Jadi Amunisi Penting Hadapi Piala Asia 2027
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
EKONOMIIHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,33 Persen ke Level 6.139, Mayoritas Sektor Hijau
hendra·2 jam yang lalu -
PERISTIWAKabut Asap Semakin Berisiko, Epidemiolog Desak Pemerintah Bertindak Cepat
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIKomite I DPD Dorong Transformasi Transmigrasi Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan