Rupiah Tertekan di Awal Perdagangan, Bergerak Dekati Rp 17.000 per Dolar AS
Rupiah melemah ke Rp 16.960 per dolar AS pada Rabu pagi. Pemerintah optimistis tekanan bersifat sementara dan rupiah segera menguat.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari, Rabu (21/1/2026). Mata uang Garuda bergerak mendekati level psikologis Rp 17.000 per dolar AS.
Mengacu data Bloomberg, rupiah di pasar spot tercatat melemah 4 poin atau 0,02% ke posisi Rp 16.960 per dolar AS pada pukul 10.05 WIB. Pelemahan ini terjadi di tengah pergerakan dolar AS yang masih relatif kuat di pasar global.
Sementara itu, pergerakan mata uang Asia menunjukkan kinerja yang bervariasi. Yen Jepang menguat 0,12%, dolar Hong Kong naik 0,02%, dan dolar Singapura terapresiasi 0,03%. Won Korea Selatan menguat 0,18%, peso Filipina naik 0,20%, serta baht Thailand mencatatkan penguatan terbesar sebesar 0,33%.
Di sisi lain, dolar Taiwan melemah 0,18%, rupee India turun 0,07%, yuan Tiongkok terkoreksi 0,06%, dan ringgit Malaysia melemah tipis 0,02% terhadap dolar AS.
Meski rupiah masih bergerak di zona pelemahan, pemerintah tetap optimistis. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menegaskan bahwa tekanan terhadap rupiah bersifat sementara dan tidak perlu disikapi secara berlebihan oleh pelaku pasar.
“Tidak perlu panik. Rupiah diperkirakan akan kembali menguat dalam dua minggu ke depan,” ujar Purbaya di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALOperasi Sikat I Musi 2026: Polda Sumsel Kerahkan 20 Personel Brimob di Titik Rawan Kejahatan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
INTERNASIONALMenlu Arab Saudi Desak Pemulihan Selat Hormuz seperti Sebelum 28 Februari
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIPergerakan Pasar Kripto 27 September: Bitcoin Bertahan, Quant Meroket 48%
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKGerindra Sebut Jokowi Gabung PSI Hak Politik Warga Negara
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SEPAKBOLAPemerintah Inggris Desak Premier League Segera Tuntaskan Kasus Manchester City
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
-
INTERNASIONALRusia Klaim Hancurkan 25 Persen Fasilitas Internet dan Starlink Milik Ukraina
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
-
KRIMINALPolresta Deliserdang Ringkus Dua Pengedar Sabu di Pantai Labu, Sita 31 Gram Barang Bukti
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
NEWSTokoh Masyarakat Sebut Tindakan Ombudsman di Lapas Cibinong 'Offside'
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan