Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ruko Sparepart Motor di William Iskandar Terbakar

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Elvirida Lady Angel Purba
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kebakaran ruko sparepart Motor di William Iskandar. (Foto: Elvirida Lady Angel Purba/Nusantaraterkini.co) 

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sebuah rumah toko (ruko) berlantai tiga yang menjual sparepart motor di Jalan William Iskandar, Lingkungan XVII, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung terbakar, Kamis (12/12/2024) pagi.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 06.50 WIB dan langsung memicu kepanikan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga : Polsek Medan Labuhan Selidiki Penyebab Kebakaran Pabrik Sandal Milik PT Garuda Mas Perkasa

Api yang melahap bagian atas ruko berhasil dipadamkan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan hanya dalam waktu sekitar 25 menit, tepatnya pukul 07.15 WIB.

Baca Juga : Kebakaran di Kota Sibolga: Tiga Rumah Rusak Berat, Satu Rusak Ringan

Meskipun kebakaran tidak merembet ke pemukiman warga, namun kejadian ini sempat membuat para pedagang dan warga setempat khawatir.

Informasi dihimpun, saat kebakaran terjadi, toko sedang dalam keadaan kosong. Diduga kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik.

Baca Juga : 2 Unit Ruko di Binjai Terbakar, 1 Orang Luka Bakar

Meski tidak merembet ke pemukiman warga, namun dampak juga terjadi di toko aksesoris HP Junaidi Olshop Fanta yang berada tepat di sebelahnya.

Baca Juga : Ternyata Ini Penyebab Ibu dan Anak Tewas saat Kebakaran 6 Ruko di Bahorok

Pemilik toko, Junaidi mengaku merasa sangat dirugikan oleh kejadian ini. Barang-barang di tokonya, seperti speaker, casing HP, dan sejumlah perangkat elektronik lainnya, rusak atau hilang akibat dampak kebakaran dan kerusakan fasilitas lainnya. Perkiraan kerugian yang dialami mencapai Rp 20 juta.

“Ini benar-benar mengejutkan dan merugikan kami. Barang-barang yang kami jual harganya tidak murah, dan kini banyak yang hilang atau rusak. Selain itu, kebakaran ini juga mengganggu aktivitas kami. Kami berharap toko Sededa Motor bisa ikut bertanggung jawab atas kerugian yang kami alami karena kebakaran ini terjadi di sekitar toko mereka,” ujarnya.

Junaidi juga menambahkan bahwa, hingga kini, pemadaman listrik di sekitar lokasi masih berlangsung, menyulitkan pihaknya untuk membuka rekaman CCTV yang bisa membantu mereka mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas kehilangan barang-barang tersebut. 

"Kami juga kesulitan memeriksa CCTV untuk melihat apakah ada pencuri yang mengambil barang kami di tengah kekacauan ini. Listrik padam, jadi kami hanya bisa berharap pihak berwajib segera menyelidiki lebih lanjut," tambahnya.

(Cw9/Nusantaraterkini.co)