Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Ramai Bansos Disebut Bantuan dari Jokowi, Ace Hasan: Ya Masa Bantuan dari Menko?

Ace Hasan Syadzily menyebut pernyataan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang mengatakan bansos bantuan dari Presiden Jokowi, tidaklah salah

Bagikan:
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Tubagus Ace Hasan Syadzily sebagai saksi dari kubu Prabowo-Gibran dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2024). (Foto: Suara.com/Tangkap Layar YouTube Mahkamah Konstitusi RI)
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Tubagus Ace Hasan Syadzily sebagai saksi dari kubu Prabowo-Gibran dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2024). (Foto: Suara.com/Tangkap Layar YouTube Mahkamah Konstitusi RI)
A A

Nusantaraterkini.co - Wakil Ketua Komisi VIII DPR menyebut pernyataan yang mengatakan bantuan sosial () merupakan bantuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak salah. Sebab, Ace mengatakan akan menjadi masalah jika Airlangga menyebut bansos dari Menko Perekonomian.

Hal itu disampaikan Ace saat memberikan keterangan sebagai saksi dari Prabowo-Gibran dalam sidang sengketa Pilpres di gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2024). 

Ace mengaku jika dirinya sering mendampingi Airlangga saat membagikan . Ia mengatakan, hal itu untuk memastikan program bantuan pangan dibagikan ke masyarakat.

"Di situ ada Bulog, di situ ada Badan Pangan Nasional. tapi memang tidak ada Kemensos (saat bagikan bansos). Dalam kapasitas kami, tentu di situ sebagai pimpinan Komisi VIII dan kader partai," kata Ace.

Menurutnya, yang disampaikan Airlangga terkait bansos yang dibagikan merupakan bantuan dari Jokowi adalah tepat. Sebab, ia menilai, akan tidak tepat jika bansos tersebut disebutkan bantuan dari Airlangga yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar.

"Tentu pernyataan Pak Airlangga saya kira beliau tepat. dari pada Pak Airlangga menyatakan ini bantuan dari Menko, lebih tidak tepat lagi, apalagi beliau adalah ketum partai, nanti dianggap politisasi untuk partai Golkar," jelasnya.

"Jadi, karena itu, yang perlu kami tegaskan, program apa yang disampaikan Pak Airlangga juga tepat karena Pak Presiden ya sebagai kepala negara, ya beliau yang selama ini yang memiliki inisiatif untuk mengambil kebijakan-kebijakan tertinggi," imbuh dia.

(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: detikcom

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait