Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Keracunan MBG, BGN Setop Sementara Dapur SPPG Polres Asahan
Puluhan siswa Asahan keracunan Makan Bergizi Gratis, Badan Gizi Nasional langsung suspensi dapur SPPG Polres
Nusantaraterkini.co, ASAHAN - Puluhan siswa di Kabupaten Asahan dilaporkan mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (15/9/2026).
Informasi diperoleh, sedikitnya 30 orang pelajar MTsN 2 Kisaran, Kabupaten Asahan harus dilarikan ke RSUD Kisaran dan RSU Wira Husada untuk mendapatkan perawatan.
Akibat kejadian itu, para siswa mengeluhkan sejumlah gejala mulai dari mual, muntah, pusing, hingga sakit perut.
Menanggapi ini, Badan Gizi Nasional (BGN) telah menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Asahan menyusul kejadian tersebut.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kabupaten Asahan, Adiatma Arif Harahap mengatakan, pihaknya telah melakukan investigasi dan mengambil sampel makanan untuk diperiksa.
"Kami sudah melakukan investigasi dan sample makanan sudah kami ambil untuk di uji oleh dinas kesehatan Kabupaten Asahan dan badan POM," kata Adiatma, dikutip dari Kompas, Rabu (16/9/2026).
Adiatma juga mengatakan, dapur SPPG yang mendistribusikan makanan kepada para siswa kini tidak diperbolehkan beroperasi untuk sementara hingga hasil laboratorium keluar.
"Untuk saat ini, dalam kondisi investigasi, kondisi dapur kita nyatakan disuspen sementara, sehingga untuk saat ini kondisi dapur diberhentikan sementara," katanya.
Penghentian tersebut, sebutnya, berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Menurutnya, SPPG juga harus melakukan sejumlah perbaikan sebelum kembali diperbolehkan beroperasi.
"Jadi kita masih menunggu hasil laboratorium, kemudian harus ada dilakukan perbaikan, dan itu harus dipenuhi oleh SPPG tersebut," katanya.
Langkah penghentian sementara dilakukan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi. Selama masa penghentian, distribusi MBG kepada penerima manfaat dari SPPG tersebut juga dihentikan.
Adiatma menjelaskan, SPPG tersebut berada di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari, tetapi operasional dapurnya dikelola oleh personel BGN.
"Namun, sejauh ini. Yayasan tersebut hanya sebatas penyedia. Tetap yang mengelola dan melakukan operasional dapur orang BGN, penanggung jawab kepala SPPG beliau adalah ASN yang terdaftar di BGN, kemudian ada Akuntan, dan Ahli Gizi yang juga terdaftar sebagai staf BGN," pungkasnya.
(*/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMISertifikasi Halal DIminta Tak Jadi Beban Baru bagi UMKM
Herman Saleh Harahap·9 menit yang lalu -
NEWSTNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Kegiatan Bersama Masyarakat
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSMagangHub Batch 2 Dimulai Hari Ini, Peserta Diminta Bersiap
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
E-SportKlasemen MPL ID S18: TLID Kokoh di Puncak, EVOS Beri Kejutan, Peluang RRQ Menipis
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSWorld Cleanup Day 2026, Wali Kota Binjai Ajak Warga Jadikan Gotong Royong Budaya
hendra·10 jam yang lalu -
E-SportKejar Peningkatan Prestasi Nasional, ESI Sumut Gelar Kejurprov Esport 2026
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
KRIMINALVideo Porno “A Day in My Life” Viral, Dua Pria Gay di Bogor Diamankan Polisi
hendra·10 jam yang lalu -
E-SportJungler Magang Rendyyy Bersinar Gantikan Alberttt, EVOS Tumbangkan TLID 2-1
Herman Saleh Harahap·11 jam yang lalu -
NEWSSekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Ditahan, Terseret Kasus 382 Honorer di Metro
hendra·12 jam yang lalu -
SUMSELTerbukti Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pemuda 21 Tahun Diringkus Satreskrim Polres OKU
hendra·13 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan