Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Puan Berselfie Ria saat Upacara Penurunan Bendera di Istana, Pengamat Bilang Kelakuan Ketua DPR RI tak Pantas

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Aksi AKSI Puan Maharani sibuk berselfie ria saat upacara penurunan Bendera disorot. (Foto: Tiktok @amanat.institute)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani viral di media sosial karena asyik video selfie saat Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Minggu (17/8/2025).

Dalam video tampak Puan terlihat memegang ponsel dan merekam dengan kamera depan ketika Paskibraka mengambil kotak bendera.

Puan berdiri tepat di belakang kotak bendera, mengenakan kebaya floral merah muda.

Sementara pejabat lain tampak khidmat mengikuti prosesi, aksi Puan menuai kritik publik.
Banyak yang menilai sikapnya kurang menghormati momen sakral kenegaraan.

Baca Juga : Viral di Medsos Sejumlah Dancer Berpakaian Sexy Kibarkan Bendera Merah Putih di Club Malam

Baca Juga : HMI Kecam Dancer Seksi Kibarkan Bendera Merah Putih di Panggung Grand Fix Club & Bar

Direkrtur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas mengatakan, seharusnya semua yang terlibat dan hadir langsung pada upacara pengibaran dan penurunan bendera di Istana Merdeka harus menunjukkan rasa hormat dengan khidmat dan fokus pada saat mengikuti prosesi sakral tersebut sekalipun Puan Maharani yang notabennya adalah Ketua DPR dan salah satu Pimpinan Lembaga Negara. 

"Tindakan Puan Maharani yang tampak tengah merekam momen saat petugas Paskibraka mengambil kotak penyimpanan bendera sangat tidak pantas dan tidak patut sebagai Ketua DPR RI," kata Fernando Emas, Kamis (21/8/2025).

Apalagi, lanjut Fernando, posisi Puan Maharani berdiri tepat di belakang kotak bendera yang menjadi sorotan mata dan kamera pada saat itu. 

"Seharusnya Puan fokus dan khidmat pada momen-momen tertentu bukan melakukan aktivitas lain yang sudah dilakukan oleh kameramen dan petugas dokumentasi," ujarnya. 

Kalau memang Puan lebih tertarik pada aktivitas dokumentasi, menurut Fernando, tinggalkan saja posisinya sebagai Ketua dan anggota DPR RI. 

"Mungkin Puan akan bisa lebih banyak menghasilkan karya nyata yang memuaskan banyak orang kalau menjadi kameramen dibandingkan tetap menjadi ketua DPR yang minim prestasi," sindir Fernando.

Baca Juga : Puan Maharani Soroti Sindiran “Indonesia Gelap” hingga Bendera One Piece di Sidang Tahunan MPR/DPR

Lebih lanjut Fernando menilai, apa yang dilakukan oleh Puan Maharani membuat upacara penurunan bendera di Istana Merdeka menjadi tidak khidmat dan sakral. 

Apalagi Puan merupakan Ketua DPR yang seharusnya tahu tentang hal tersebut. 

"Seharusnya semua orang mematuhi hal tersebut, namun karena tindakan Puan Maharani seolah pengibaran dan penurunan bendera di Istana Merdeka menjadi hal yang biasa saja," tandasnya.

(cw1/nusantaraterkini.co)