PT Agincourt Tebar 7.000 Bibit Ikan Jurung di Lubuk Larangan Sungai Malombu
PT Agincourt Resources menebar 7.000 bibit ikan jurung di Lubuk Larangan Sungai Malombu untuk menjaga lingkungan dan ekonomi warga.
Nusantaraterkini.co, TAPANULI SELATAN —PT Agincourt Resources, (AR), pengelola Tambang Emas Martabe Batang Toru tebar 7000 bibit ikan jurung di Lubuk Larangan, Sungai Malombu, Desa Hapesong Lama, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (27/8/2026).
Lubuk Larangan ini merupakan perluasan lubuk larangan yang dibina PT AR bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan lingkungan, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung kesejahteraan sosial masyarakat pascabencana alam akhir November 2025.
Penyedia bibit ikan jurung, Marihot mengatakan, sudah lama kerja sama dengan PT AR, di antaranya di Desa Hapesong Lama. Kali ini merupakan yang ketiga pascabencana alam.
Dengan bibit saat ini, kata Marihot, panennya sekitar setahun, jika nutrisinya tidak terlalu banyak. Kalau banyak nutrisinya, panen bisa lebih cepat menjadi 6 bulan sampai 8 bulan.
"Setelah ditebar bibit ikan jurung pastinya diberi makan. Untuk lubuk larangan ini, ada peraturan desa yang mengatur, sehingga masyarakat tidak mengambil di zona yang sudah disepakati. Ada musyawarah desa juga untuk menyepakati pengambilan ikan jurung itu," jelas Marihot.
Superintendent Community Relations PT AR, Sugeng Maskat mengatakan, bibit yang ditebar menggunakan ikan jurung spesies lokal.
"Ikan jurung ini semakin lama semakin berkurang. Karena masyarakat sebelum menemukan lubuk larangan menangkap ikan semakin brutal, ada yang memakai strum, ada memakai jaring, sehingga terambil semuanya ikan-ikan di sungai tersebut," ungkap Sugeng.
Sugeng mengungkapkan, pemilihan lubuk larangan Sungai Malombu merupakan usulan warga desa. Mereka, katanya, meminta peremajaan lubuk larangan.
Manager Community Relations PT AR Masdar Muda menyampaikan, penebaran bibit ini untuk menambah jumlah ikan di lubuk larangan di Sungai Malombu dan mencegah kepunahan ikan jurung dan menambah ekonomi masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat jangan membuang sampah sembarangan agar tidak dimakan oleh ikan. Hal ini agar tidak terkontaminasi, sehingga ikan tersebut sehat," pungkasnya.
(Ron/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
NASIONALBursah Zarnubi Ingin Putra-putri Lahat Punya Keterampilan Sesuai Kebutuhan Dunia Kerja
Rozie Winata·25 menit yang lalu -
EKONOMIRupiah Melemah ke Rp17.783 per Dolar AS, Pasar Waspadai Sinyal The Fed
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOSultan Najamudin Dorong Aturan AI hingga Tata Ulang Ketatanegaraan
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
OLAHRAGAKapolri: Silat Tjimande dan Debus Banten Berpotensi jadi Sumber Devisa Daerah
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
-
SEPAKBOLAPersijap Takluk 1-2 dari Persib, Mario Lemos Akui Timnya Buat Kesalahan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIAwali Pekan, Harga Emas Antam Terkoreksi Rp10.000 Jadi Rp2.628.000 per Gram
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMSELKorupsi Irigasi, Mantan Anggota DPRD Muara Enim Divonis 4 Tahun
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan