Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Prabowo-SBY Bertemu, Demokrat Sebut Penting Tukar Pikiran dengan Presiden Ke-6 RI

Editor:  Redaksi2
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pertemuan antara calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan, pertemuan antara calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Jumat (23/2/2024) malam, berlangsung secara tertutup.

Oleh karena itu, menurut dia, para elite partai tidak mengetahui secara persis apa yang dibicarakan oleh Prabowo dan SBY.

"Pertemuan antara Pak Prabowo dan Pak SBY saat itu sifatnya tertutup, jadi kami tidak mengetahui apa yang menjadi agenda pembicaraan," ujar Kamhar saat dimintai konfirmasi, dikutip Kompas.com, Minggu (25/2/2024).

Baca Juga : Indonesia Kirim Pesan Harmoni ke Dunia Lewat World Interfaith Harmony Week 2026

Kamhar menjelaskan, berdasarkan pandangan dirinya, kedua pemimpin bangsa tersebut bertemu dalam rangka agenda kebangsaan.

Dia meyakini bahwa Prabowo pasti meminta masukan dari SBY. Sebab, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut berpengalaman sebagai Presiden selama 10 tahun.

"Sebagai Presiden terpilih versi quick count, tentu saja Pak Prabowo berkepentingan untuk bertukar pikiran dan mendengarkan pandangan dan masukan dari Pak SBY selaku Presiden ke-6 RI," katanya.

Baca Juga : HUT ke-18 Partai Gerindra, Sekjen Sugiono Serukan Konsolidasi dan Aksi Nyata

"Jadi ini konteksnya politik kebangsaan dan kenegaraan," ujar Kamhar lagi.

Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membenarkan SBY dan Prabowo Subianto bertemu di Puri Cikeas, Bogor; Jawa Barat, Jumat (23/2/2024) malam.

Namun, AHY mengaku belum mendapatkan cerita apa isi dari pertemuan tersebut.

Baca Juga : Jokowi Bantah SBY di Balik Isu Ijazah Palsu

“Terus terang saya sendiri belum mendapatkan ceritanya. Jadi, saya setelah ini ingin mendengar juga,” ujar AHY di Rumah Dinas Wakil Presiden, Menteng, Jakarta, Sabtu (24/2/2024).

Hanya saja, AHY mengaku senang jika SBY dan Prabowo kerap bertemu. Menurut dia, hal itu menunjukkan pada masyarakat bahwa keduanya saling bersahabat.

“Jadi Pak Prabowo dengan niat yang baik ingin mendengarkan masukan-masukan dari Pak SBY,” kata AHY.

Baca Juga : Sakit dan Jalani Perawatan di RSPAD, SBY Masih Melukis meski Tangan Diinfus

“Pak SBY juga dengan niat yang baik ingin memberikan masukan dan pengalaman yang mungkin saja bermanfaat,” ujarnya lagi.

Terakhir, AHY berharap hubungan Prabowo dan SBY bisa diikuti oleh para tokoh bangsa yang lain. AHY menganggap komunikasi antar tokoh politik harus sering dilakukan meskipun tidak selalu dilakukan secara terbuka.

“Tapi benar-benar ada niat baik untuk saling memberikan support, saya pikir bagus sekali,” katanya. (rsy/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Momen Kapolri Cium Tangan Megawati di Ultah Istri Jenderal Hoegeng