Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Polisi Amankan 7 Remaja Diduga Hendak Tawuran di Tanjung Morawa

Editor:  hendra
Reporter: Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sebanyak 7 orang remaja yang akan melakukan aksi tawuran diamankan Polsek Tanjung Morawa pada hari Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 20. 15 WIB. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, DELI SERDANG – Aparat kepolisian menggagalkan rencana tawuran yang melibatkan sejumlah remaja di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Sebanyak tujuh remaja berhasil diamankan dari lokasi kejadian.

Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni H. Damanik, mengatakan penindakan tersebut dilakukan pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 20.15 WIB, setelah polisi menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan aksi tawuran.

“Begitu mendapat informasi, personel langsung menuju lokasi dan mengamankan tujuh remaja yang masih berstatus pelajar,” ujar AKP Jonni, Minggu (11/1/2026).

Baca Juga : Dua Remaja Terluka Parah Akibat Tawuran: Dibacok Hingga Terjatuh dari Motor

Ketujuh remaja tersebut diamankan dari sebuah warung yang berada di sekitar lokasi. Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah barang berbahaya berupa busur panah dan pipa yang dimodifikasi menyerupai senjata tajam.

Selanjutnya, para remaja beserta barang bukti dibawa ke Mapolsek Tanjung Morawa untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pada Minggu (11/1/2026), pihak kepolisian juga memanggil orang tua masing-masing remaja.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, menyampaikan bahwa kepolisian memberikan pembinaan dengan melibatkan orang tua dan perangkat desa agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga : Tawuran Remaja di Belawan Kembali Pecah, Kapolsek Medan Belawan Kena Lemparan Batu

“Kami lakukan pembinaan dengan menghadirkan orang tua dan kepala desa, agar pengawasan terhadap anak-anak bisa lebih maksimal,” kata Hendria.

Usai pembinaan, ketujuh remaja tersebut diminta membuat surat pernyataan bermaterai berisi komitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya. Pernyataan itu disaksikan langsung oleh pihak kepolisian, pemerintah desa, serta orang tua masing-masing.

(Dra/nusantaraterkini.co).