Dua Remaja Terluka Parah Akibat Tawuran: Dibacok Hingga Terjatuh dari Motor
Aksi tawuran antar remaja kembali terjadi di Kota Depok. Dua remaja berinisial J dan DF ditemukan tergeletak bersimbah darah di kawasan Pasir Putih,
nusantaraterkini.co, DEPOK – Aksi tawuran antar remaja kembali terjadi di Kota Depok. Dua remaja berinisial J dan DF ditemukan tergeletak bersimbah darah di kawasan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, pada Jumat (31/10/2025) malam. Keduanya diduga menjadi korban bentrokan antar geng remaja yang saling janjian melalui media sosial.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut tawuran itu melibatkan dua kelompok gengster yang saling menantang lewat akun Instagram.
"Kronologi kejadian berawal ketika korban bersama sekitar 10 rekannya berkumpul di daerah Pasir Putih untuk tawuran. Mereka janjian lewat akun Instagram With You 4 All dengan akun lawan @27_allbase_ sekitar pukul 18.00 WIB,” ungkap AKP Made Budi, Sabtu (1/11/2025).
Dalam aksi brutal itu, kedua korban yang kalah jumlah mencoba kabur, namun dikejar oleh kelompok lawan. Para pelaku kemudian membacok korban dari belakang dengan celurit, hingga keduanya terjatuh dari motor.
“Julian yang berboncengan dengan Deri dibacok setelah terjatuh dari sepeda motor. Keduanya mengalami luka bacok cukup serius,” jelasnya.
Menurut Budi, J mengalami luka bacok di punggung kiri, sementara DF menderita luka di bagian wajah. Keduanya segera dilarikan ke RSUD Kota Depok untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Tidak benar kalau ada korban meninggal. Kedua korban masih hidup dan sedang dirawat di RSUD Depok,” tegasnya.
Dari lokasi kejadian, polisi menyita dua bilah senjata tajam jenis golok/gobang serta satu unit motor Suzuki Nex bernopol B 6538 ZFP. Barang bukti tersebut kini diamankan di Polsek Bojongsari, sementara para pelaku masih dalam pengejaran.
Polres Metro Depok pun mengimbau masyarakat, terutama para pelajar, untuk menjauhi aksi tawuran yang bisa berujung maut.
“Tawuran itu tidak ada untungnya, malah menimbulkan korban, menebar ketakutan, dan merusak masa depan anak muda,” pungkas AKP Made Budi.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSAbdul Fickar Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas: Bongkar Aktor di Baliknya!
hendra·8 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·46 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan