Pengamat: Penyebutan KKB Menjadi OPM Langkah Maju Pemerintah
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan TNI akan menyebut Kriminal Bersenjata (KKB) sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Baca Juga : OPM Bakar Sekolah di Yahukimo: Seorang Guru Tewas, 3 Luka Berat
Pengamat militer, Anton Aliabbas, menilai, penyebutan KKB menjadi OPM merupakan langkah maju dari pemerintah. Anton menilai selama ini pemerintah terlihat menghindari penyebutan OPM karena terkait gerakan separatisme.
Baca Juga : OPM Kelompok Egianus Kogoya Serang Pos TNI di Yigi: Terjadi Baku Tembak, 1 Tewas 2 Luka-Luka
"Penggunaan label OPM tentu saja merupakan sebuah langkah maju," ujarnya, Minggu (14/4/2024).
Namun, penyebutan OPM akan membawa implikasi pada penanganan isu Papua. Pemerintah harus membuat kebijakan yang lebih jelas setelah resmi melabeli kelompok separatis di Papua tersebut. Kebijakan itu harus sesuai pada sektor pertahanan keamanan dan kebijakan luar negeri.
Baca Juga : TNI Tembak Mati Tokoh OPM Bumi Walo Dalam Operasi di Puncak Jaya
Anton juga menyebut pemerintah semestinya mempertimbangkan pendekatan dialog yang terbukti mampu menekan angka korban, baik dari kalangan sipil maupun prajurit TNI.
Baca Juga : Seorang Anggota KKB Pembuat Onar Ditangkap Petugas Tanpa Perlawanan
"Selain itu, sudah semestinya pemerintah untuk mau mendengar keluhan dan kebutuhan masyarakat Papua dalam membuat kebijakan di Papua, bukan malah mengabaikan suara mereka. Dalam hal ini, ruang dialog harus dibuka untuk mencari solusi dalam penyelesaian konflik Papua," tandasnya.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Anggota KKB Penembak Brigadir Ronald di Puncak Jaya Ditangkap
