Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pendidikan Lima Tahun Ke Depan Diharap Tak Lagi jadi Uji Coba

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Habib Syarief Muhammad. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi X DPR Syarief Muhammad menyebut pemecahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dipecah menjadi tiga Kementerian yakni Kementerian Pendidikan Dasar Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, dan Kementerian Kebudayaan adalah langkah yang tepat.

Selain itu lebih jauh, salah satu Perintis PKB tersebut percaya bila pendidikan ke depan tidak akan dilakukan lagi banyak uji coba.

Baca Juga : Jaga Kestabilan Harga dan Bahan Pokok, Pemerintah Didorong Mentransformasi Bulog Jadi Setara Kementerian

“Saya yakin pendidikan lima tahun ke depan ini tidak akan menjadi ajang uji coba seperti lima tahun yang lalu. Mudah-mudahan tidak seperti itu dan itu adalah pekerjaan rumahnya harus kita tata,” katanya, Jumat (25/10/2024).

Baca Juga : USU dan Kementerian Komitmen Wujudkan Pemilihan Rektor yang Bersih dan Transparan

Terkhusus, menurut Habib, saat ini ketiga Kementerian tersebut diisi oleh orang yang kompeten sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Seperti misalnya posisi Menteri Kebudayaan yang diisi oleh Fadli Zon karena memiliki latar belakang yang panjang dalam bidang Kebudayaan.

Baca Juga : Siswa SMP Negeri 6 Pemalang Berguru pada Sejarah dan Alam Yogyakarta 

“Apalagi beliau melontarkan bagaimana Indonesia menjadi ibu kota budaya dunia. Ini tentunya perlu kita respon sebaik mungkin agar jangan sampai hanya sebagai wacana,” ujarnya.

Baca Juga : Diduga Keracunan Roti Program MBG, Dua Siswa SMPN 31 Palembang Dilarikan ke Puskesmas ​

Selain Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi yang ditugaskan kepada Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro diisi oleh orang yang sesuai.

Habib mengatakan banyak isu yang sementara ini berkembang seperti tentang pelacuran akademis dan tentang predator akademis dan juga lembaga yang berkaitan lainya.

Baca Juga : Sultan B Najamudin: Konvensi Dunia Melayu Islam ke-23 Siap Bangkitkan Kejayaan Peradaban Melayu

“Saya punya keyakinan bahwa Menteri sekarang Pak Satrio itu orang yang expert, orang yang sangat capable di dunianya. Mudah-mudahan wajah perguruan tinggi dan riset itu ada perubahan,” katanya.

Baca Juga : Fadli Zon: Indonesia Perlu Menemukan Kembali Identitasnya

Hanya yang Habib soroti saat ini adalah dari tahun ke tahun ada semacam penurunan anggaran untuk dana riset.

Menurutnya, ini harus menjadi salah satu perhatian untuk ke depan supaya bisa menunjang sektor pendidikan.

“Bagaimana kita akan maju kalau dana riset kita dari tahun ke tahun semakin berkurang. Padahal itu menjadi salah satu penunjang untuk kemajuan pendidikan,” imbuhnya.

Menutup pernyataanya, politisi PKB Dapil Jabar I ini juga yakin dengan Menteri Pendidikan Dasar Menengah (Mendikdasmen) yang diisi oleh sosok yang sesuai yakni Abdul Mu’ti.

Ia percaya dengan kompetensi yang dimiliki oleh Mu’ti pendidikan ke depan akan menciptakan banyak gebrakan baru berbeda dengan yang sebelumnya.

“Kemudian juga untuk Menteri Pendidikan Dasar Menengah, pak Mu’ti ini kan kita tahu beliau banyak berkecimpung di dunia pendidikan,” tutupnya.

(cw1/Nusantaraterkini.co)