Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Siswa SMP Negeri 6 Pemalang Berguru pada Sejarah dan Alam Yogyakarta

Siswa SMP Negeri 6 Pemalang mengikuti outing class ke Yogyakarta untuk belajar sejarah, budaya, alam, dan ekonomi kreatif secara langsung.

Para siswa SMP Negeri 6 Pemalang dalam kegiatan Outing Class, di Yogjakarta, Senin (2/2/2026).(foto:ragil/nusantaraterkini.co)
Para siswa SMP Negeri 6 Pemalang dalam kegiatan Outing Class, di Yogjakarta, Senin (2/2/2026).(foto:ragil/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, PEMALANG-Ratusan siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Pemalang mengikuti kegiatan ke Daerah Istemewa , Senin (2/2/2026). Ada beberapa titik yang menjadi daftar kunjungan para siswa seperti Candi Prambanan, Lavatour dan Sono Budaya.

Menurut bagian kesiswaan setempat Komariyah Yuniati, Outing Class merupakan salah satu metode pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Kegiatan ini juga untuk memberi pengetahuan untuk mengenal langsung potensi alam dan kekayaan wisata yang ada di sana. 

“Kegiatan ini bisa menjadi sarana belajar yang menarik, di mana siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga langsung di lapangan dengan mengenal lebih dekat potensi wisata lokal yang ada di Jawa Tengah dan sekitar," terang Yuni, Senin (2/2/2026).

Dirinya menambahkan, Outing Class bukan hanya sekadar kegiatan luar ruangan, tetapi juga sebuah metode untuk menanamkan rasa peduli, cinta lingkungan, dan kebanggaan terhadap daerah.  Outing class ini adalah upaya untuk membekali peserta didik dengan wawasan yang lebih luas serta membangun kecintaan terhadap alam dan budaya sekitar.

“Outing class bisa menjadi cara yang efektif dan menyenangkan untuk membangun kesadaran serta kepedulian siswa terhadap lingkungannya. Dengan begitu, mereka akan memiliki wawasan yang lebih luas serta rasa bangga terhadap daerahnya sendiri,” tambahnya.

Outing class bukan sekadar rekreasi, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam implementasi , di mana siswa diajak menjadikan alam dan sejarah sebagai "guru" kedua setelah di sekolah.

Perjalanan edukasi ini membawa siswa menyusuri berbagai destinasi ikonik yang memiliki nilai pembelajaran tinggi. Di Lavatour Merapi, siswa belajar langsung tentang kekuatan geologi dan mitigasi bencana. Sementara di Candi Prambanan, mereka berdecak kagum mempelajari arsitektur kuno dan sejarah kejayaan bangsa.

Tak berhenti di situ, kunjungan ke Museum Sonobudoyo memberikan wawasan mendalam tentang literasi budaya Jawa. Sebagai penutup yang manis, para siswa diajak melihat langsung proses pembuatan bakpia sebagai bentuk pengenalan ekonomi kreatif, sebelum akhirnya merasakan interaksi sosial di kawasan Malioboro.

“Kegiatan ini adalah cara efektif membangun kesadaran dan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Dengan melihat langsung potensi wisata lokal, mereka akan memiliki wawasan lebih luas serta rasa bangga terhadap identitas daerahnya,” ujar perwakilan pihak .

Dukungan Penuh dari Orang Tua Murid

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dan dukungan penuh dari para orang tua murid. Mereka menilai metode belajar di luar kelas ini sangat dibutuhkan untuk menyegarkan pikiran siswa sekaligus membentuk karakter mandiri.

Ratna, salah satu perwakilan orang tua murid, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini.

"Kami selaku orang tua sangat mendukung program ini. Anak-anak tidak hanya membawa pulang foto-foto bagus, tapi cerita tentang bagaimana bakpia dibuat dan bagaimana sejarah candi itu berdiri. Ini jauh lebih melekat di ingatan mereka daripada sekadar membaca buku di rumah," tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh Budi, yang melihat perubahan positif pada anaknya. "Program Outing Class ini membantu anak-anak kami belajar bersosialisasi dan bekerja sama dalam kelompok. Ini adalah bekal berharga untuk mereka di masa depan. Kami berharap kegiatan positif seperti ini terus menjadi agenda rutin," pungkasnya.

Mewujudkan Profil

Melalui Outing Class ini, SMP N 6 Pemalang berharap dapat membekali peserta didik dengan karakter yang kuat, peduli lingkungan, cinta budaya, dan memiliki kemandirian sesuai dengan semangat Merdeka Belajar.

tidak hanya memberikan kenangan, tetapi juga memberikan ilmu nyata yang akan membekas sepanjang hayat. 

(Rgl/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait