Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pendaftaran Rekrutmen CPNS 2024 Diundur, Berikut Jadwal Terbarunya

Tidak menutup kemungkinan pendaftaran CPNS dan PPPK diundur menjadi Mei 2024 dari jadwal semula.

Bagikan:
Ist
Ist
A A

NUSANTARATERKINI.CO -Pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil () dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024 diundur dari bulan Maret menjadi April.

Kemungkinan pendaftaran diundur ke bulan April ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Aba Subagja.

Bahkan, Aba mengatakan tidak menutup kemungkinan pendaftaran dan PPPK diundur menjadi Mei 2024 dari jadwal semula.

"Paling cepat di posisi April, atau Mei sambil menunggu verval (verifikasi validasi)," ujar Aba, dilansir dari Kompas.Tv

Aba menjelaskan bahwa pendaftaran April 2024 akan mencakup rekrutmen CPNS, PPPK, dan ASN melalui jalur sekolah kedinasan.

Meski mengalami penundaan, pemerintah berencana membuka pendaftaran CPNS dan PPPK dalam tiga gelombang di tahun 2024.

Namun, ketiga pembukaan tersebut harus menunggu sampai persyaratan untuk CPNS atau PPPK terpenuhi.

Abba menjelaskan bahwa pendaftaran April 2024 akan mencakup rekrutmen CPNS, PPPK, dan ASN melalui jalur sekolah kedinasan.

Meski mengalami penundaan, pemerintah berencana membuka pendaftaran CPNS dan PPPK dalam tiga gelombang di tahun 2024.

Namun, ketiga pembukaan tersebut harus menunggu sampai persyaratan untuk CPNS atau PPPK terpenuhi.

"Nanti kita lihat pemenuhan kebutuhannya dan instansi yang tidak mengusulkan," kata Aba, dikutip dari Kompas.com.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan akan merekrut 2,3 juta CPNS dan PPPK secara terbuka.

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa 22 persen dari total kebutuhan ASN di tahun 2024 akan dialokasikan untuk tenaga pengajar di daerah.

“Dari total kebutuhan ASN nasional, untuk kebutuhan ASN di Pemda telah disiapkan 419.146 atau 22, 45 persen untuk pemenuhan ASN guru di instansi daerah,” ujar Menteri Anas pada pembukaan Rakor Pengadaan ASN Guru pada Instansi Daerah Tahun 2024 secara virtual.

Kebutuhan di instansi pusat terdiri dari 207.247 CPNS yang akan dibuka untuk tenaga dosen, guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Sementara itu, 221.936 lowongan PPPK akan dibuka untuk tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

Sementara itu, pemerintah daerah membutuhkan 483.575 CPNS untuk tenaga teknis dan 1.383.758 PPPK untuk guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

Awalnya, usulan formasi ditutup pada akhir Januari lalu, namun saat ini sudah ada 478 pemda yang mengajukan usulan formasi guru.

Sebanyak 169 pemerintah daerah telah mengajukan usulan untuk melatih 22.142 CPNS guru. Sementara itu, 467 pemerintah daerah telah mengajukan 155.151 proposal PPPK.

Ada 690.822 CPNS yang tersedia untuk lulusan baru yang bisa dilamar tahun ini. Kuota untuk lulusan baru ini merupakan komitmen pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik untuk mencurahkan pikiran dan tenaganya dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

Pada rekrutmen CPNS-PPPK 2024, pemerintah juga memiliki keinginan dan kebijakan khusus untuk merekrut tenaga non-ASN, termasuk seluruh tenaga honorer Kategori II, sebagaimana diatur dalam UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN.

(*/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait