Nusantaraterkini.co, MEDAN - Pawai obor yang digelar menjelang Ramadan 1447 H berlangsung tanpa kehadiran perwakilan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
Padahal, panitia menyebut telah menerima informasi bahwa Wakil Wali Kota, Zakiyuddin Harahap dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga : Meriah! Ribuan Warga Medan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 H
Namun hingga acara dimulai pukul 20.45 WIB, Zakiyuddin maupun perwakilan Pemko tak tampak hadir. Panitia mengaku belum menerima konfirmasi lanjutan terkait pembatalan kehadiran tersebut.
Baca Juga : Sambut Ramadan 1447 H, Keluarga Besar Kejari Poso Gelar Doa Bersama dan Siraman Rohani
“Sampai sore tadi kami dapat informasi bahwa Pak Wakil Wali Kota akan hadir. Namun sampai saat ini kami belum dapat lagi perkembangannya," kata Koordinator Acara, Taufik Ismail kepada awak media, di halaman Masjid Raya Al-Mahsun, Sabtu (14/2/2026) malam.
Taufik juga menyampaikan, tidak mengetahui apakah perwakilan Pemko Medan ada agenda lain, sehingga membatalkan hadir di acara kali ini.
Baca Juga : Bantah Tudingan Kebocoran PAD Medan, PT Sumo Klaim Bayar Pajak Reklame Melebihi Izin
"Ya kita gak tahu, apakah beliau ada agenda lain, sehingga membatalkan hadir di acara pawai obor kali ini," ujarnya.
Baca Juga : Sambut Ramadan 1447H: Rico Waas Subsidi Bahan Pokok Rp4 Miliar dan Ultimatum Aparat Kelurahan
Sebelumnya, panitia pawai obor diketahui sudah melakukan audiensi dengan Zakiyuddin Harahap. Dalam pertemuan itu ia menyatakan Pemko Medan mendukung dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini.
Taufik Ismail menjelaskan, kegiatan ini mengusung tema solidaritas "Ramadan Bulan Perjuangan dan Berkah, Lekas Pilih Sumatera". Senada dengan tema, pawai obor turut diisi dengan penggalangan dana untuk membantu korban terdampak bencana di Sumut.
Taufik menyebut, donasi masih terus dihimpun dan akan disalurkan melalui sejumlah lembaga nasional agar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Meski tanpa kehadiran unsur Pemko, panitia tetap melanjutkan rangkaian acara. Mereka menargetkan partisipasi massa mencapai 10 ribu orang, meningkat dibandingkan tahun lalu yang diikuti sekitar 7 ribu peserta dari 70 elemen.
"Kita akan salurkan donasi melalui Laznas, Asar Humanity, kita salurkan ke korban yang terdampak di Tapanuli. Baik di Tapanuli Selatan, Tengah, maupun Utara," ucap Taufik.
Penggalangan dana masih berlangsung hingga kegiatan berakhir. Panitia menyatakan akan menyampaikan jumlah final donasi setelah seluruh proses penghimpunan selesai.
(Cw2/Nusantaraterkini.co)
