Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Sambut Ramadan 1447H: Rico Waas Subsidi Bahan Pokok Rp4 Miliar dan Ultimatum Aparat Kelurahan ​

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, resmi meluncurkan program Pasar Murah serentak di 151 kelurahan se-Kota Medan. Peresmian dilaksanakan di Lapangan Warna Warni Martubung, Kamis ((12/2/2026).(foto:diskominfomedan)

Nusantaraterkini.coMEDAN-Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, resmi meluncurkan program Pasar Murah serentak di 151 kelurahan se-Kota Medan. Hal ini untuk menjamin stabilitas harga menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri. 

Bertempat di Lapangan Warna Warni Martubung, Kamis (12/2/2026), Rico tidak hanya meresmikan secara seremonial, tetapi juga mengeluarkan peringatan keras bagi aparatur pemerintah di tingkat bawah untuk menjaga integritas distribusi. Rico Waas menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat adalah prioritas utama, sehingga praktik penimbunan atau kecurangan oleh oknum internal tidak akan ditoleransi.

Baca Juga : Terima Reses DPRD Sumut, Rico Waas Minta Dukungan Atasi Banjir dan Perbaikan Infrastruktur

"Jangan sampai masyarakat sudah senang dengan adanya pasar murah ini, tapi begitu sampai di kelurahan barangnya tidak ada. Baru dua hari sudah habis. Saya minta sistemnya diatur, jangan ada orang dalam yang bermain, itu pelanggaran berat," tegas Rico Waas.

Baca Juga : Bayi Tak Bernyawa Ditemukan Warga, Polisi Amankan Wanita Terduga Pembuang Bayi

​Dalam upaya menekan inflasi daerah, Pemko Medan menggelontorkan subsidi jumbo sebesar Rp4,17 miliar untuk memangkas harga kebutuhan pokok secara signifikan. Salah satu komoditas primadona adalah stok beras sebanyak 430 ton dengan kualitas medium-premium yang dijual hanya Rp11.600 per kilogram, jauh di bawah harga pasar yang mencapai Rp15.000.

​Target sasaran program ini sangat spesifik, yakni menjangkau hingga 80.000 warga kurang mampu. Selain beras, sejumlah komoditas lain juga mengalami penurunan harga drastis, seperti telur ayam yang dijual Rp1.350 per butir, gula pasir seharga Rp15.200 per kilogram, hingga minyak goreng seharga Rp17.700 per liter. Berbagai jenis sirup dan margarin yang lazim digunakan untuk persiapan hari raya juga tak luput dari subsidi pemerintah.

Baca Juga : Polrestabes Medan Ungkap 173 Kasus Narkoba, Sita 60 Kg Sabu dan Tangkap 212 Tersangka dalam 42 Hari

​Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Citra Effendi Capah, melaporkan bahwa pasar murah ini akan berlangsung selama 30 hari penuh hingga 12 Maret 2026. Melalui 151 titik yang tersebar di seluruh pelosok Medan, pemerintah berharap akses pangan murah ini tidak hanya meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga efektif menjadi instrumen pengendalian harga di tingkat pedagang pasar selama masa puncak konsumsi nasional.

Baca Juga : Ketua DPRD Medan Minta Kejari Perkuat Pemberantasan Korupsi di Pemko Medan

(Emn/Nusantaraterkini.co)