Pemko dan DPRD Medan Sepakati P-APBD 2026 dan APBD 2027 Rp7 Triliun Lebih, Rico Waas Fokus Enam Program Prioritas
Pemko dan DPRD Medan sepakati P-APBD 2026 Rp7,7 triliun dan APBD 2027 Rp7,1 triliun untuk mendukung enam program prioritas.
Nusantaraterkini.co, MEDAN — Pemerintah Kota Medan menyepakati Nota Kesepakatan KUA-PPAS P-APBD TA 2026 senilai Rp7,7 Triliun bersama DPRD Kota Medan dalam Rapat Paripurna, Selasa (18/8/2026). Dalam paripurna tersebut juga disepakati belanja APBD TA 2027 sebesar 7,1 Triliun.
Dalam postur anggaran Perubahan 2026 tersebut, pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp.7.1 Triliun lebih, sedangkan belanja daerah ditetapkan sebesar Rp.7.7 Triliun, dan pembiayaan Netto sebesar Rp.592.2 Milyar lebih. Postur anggaran ini ditetapkan demi mengakselerasi enam prioritas pembangunan strategis daerah mulai dari infrastruktur hingga digitalisasi transformasi menuju "Medan Satu Data" guna menghasilkan data yang akurat, transparan dan real time.
Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen ini, dihadiri langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap, Pj Sekda Erfin Fahrurrazi, jajaran pimpinan perangkat daerah beserta para Camat.
Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan, penandatangan nota kesepakatan KUA-PPAS ini bukan sekadar pemenuhan tahapan administratif, melainkan sebuah pijakan strategis dalam merespon dinamika pembangunan daerah serta menyelaraskan aspirasi masyarakat kota Medan secara lebih nyata dan akuntabel.
Maka dari itu, Rico Waas menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Badan Anggaran DPRD Kota Medan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah yang telah melakukan pembahasan secara mendalam dan komprehensif terhadap perubahan KUA-PPAS.
"Upaya ini menunjukkan semangat yang nyata dalam mewujudkan anggaran yang aspiratif, efektif, realistis sekaligus rasional," kata Rico Waas.
Pada perubahan anggaran 2026 ini, Rico Waas menetapkan arah kebijakan pembangunan ekonomi selaras dengan enam prioritas pembangunan kota, yakni :
1. Membangun Kota Medan yang berbudaya, Maju, Tertib, Aman dan Nyaman,
2. Pemerataan Pembangunan infrastruktur dan penataan sarana prasarana perkotaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,
3. Peningkatan produktivitas dan keunggulan daya saing perekonomian daerah yang ingklusif dan berkelanjutan,
4. Penguatan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) unggul pada bidang pendidikan, kesehatan dan ketenagakerjaan,
5. Penguatan jaminan kesejahteraan sosial dan pemberdayaan masyarakat, dan
6. Peningkatan kualitas tata kelolah pemerintahan berbasis digital.
"Keenam prioritas tersebut menjadi kerangka utama dalam memastikan bahwa pembangunan ekonomi Kota Medan tidak hanya berorientasi pada peningkatan output ekonomi, namun juga pada pemerataan akses, peningkatan kualitas hidup, dan penguatan daya tahan sosial ekonomi masyarakat," jelas Rico Waas.
Dalam rapat paripurna tersebut, Rico Waas juga menyampaikan postur rancangan APBD tahun 2027. Dimana pemerintah telah menetapkan pendapatan daerah sebesar Rp.6.9 Triliun lebih, sedangkan belanja daerah ditetapkan sebesar Rp.7.1 Triliun lebih dan pembiayaan Netto sebesar Rp.175 Milyar lebih.
"Pendapatan daerah yang direncanakan dengan cermat ini diharapkan mampu mendorong terlaksanaanya program-program prioritas. Sedangkan belanja daerah diarahkan secara efisien dan tepat sasaran terutama pada sektor pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan penguatan program sosial ekonomi," bilang Rico Waas.
Lebih lanjut, Rico Waas juga menjabarkan arah kebijakan pembangunan di tahun 2027, yang mencakup :
1. Menjaga kesinambungan pembangunan dari capaian tahun-tahun sebelumnya,
2. Memperkuat capaian indikator makro daerah agar target pertengahan periode RPJMD dapat tercapai secara optimal, serta
3. Mempercepat pencapaian sasaran pembangunan daerah melalui program dan kegiatan yang terukur, realistis, dan berorientasi hasil.
"Saya berharap seluruh perangkat daerah dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal, berkolaborasi lintas sektor dan selalu berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," pesannya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELPerkuat Ekosistem Peternak Mikro, Bulog Sumsel Babel Salurkan 1.252 Ton Jagung SPHP
hendra·4 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALBareskrim Tetapkan Mantan Kabag Monitoring Jadi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Ilegal
hendra·21 menit yang lalu -
NEWSAbdul Fickar Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas: Bongkar Aktor di Baliknya!
hendra·46 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan