Nusantaraterkini.co, Jakarta - Kepala Koperasi Merah Putih Melawai, Blok M, Jakarta, Paiman mendukung adanya kuncuran bantuan dana dari Pemerintah yang akan disalurkan melalui Bank Himbara dengan total Rp 3 miliar demi mengembangkan Koperasi tersebut.
Namun disisi lain, ada kendala soal bunga yang akan dipatok oleh Bank tersebut dengan mematok 6 persen/tahun yang dinilai terlalu tinggi bagi sebuah koperasi baru merintis.
Baca Juga : Berjalan 2 Bulan, Kopdes Merah Putih Melawai Hadapi Kendala Kesulitan Stok Barang hingga Tempat
"Kami sebagai Ketua Koperasi Merah Putih Melawai dengan adanya dana yang dikucurkan 3 Miliar itu kami sangat senang sekali yang bisa mengembangkan Koperasi Merah Putih menjadi maju.
Tapi ada kendala ketika kami rapat beberapa waktu lalu bahwa bunganya itu 6 persen dan kalau hitung-hitungan perbankan angka 6 persen dalam satu tahun itu terlalu tinggi," kata Paiman kepada Nusantaraterkini.co, Rabu (1/10/2025).
Ia berpandangan, dari semua ketua Koperasi Merah Putih yang ada di wilayah termasuk di Jakarta Selatan tempatnya berada sudah mengajukan hanya 2 persen/tahun.
"Tapi kalau misalnya bunga 6 persen/tahun, insya allah dananya tidak mungkin diambil kemungkinan," ujar Paiman.
Baca Juga : Sumut Targetkan 886 Koperasi Merah Putih Percontohan Beroperasi 2025
Lebih lanjut pihaknya merasai senang dibantu, tapi janganlah memberatkan koperasi karena istilahnya baru tumbuh.
Karena itu, kalau bunganya hanya 2 persen kepala Koperasi akan berlomba-lomba mengambil.
Namun sekali lagi, Paiman menegaskan, secara logika, bunga 6 persen masih tinggi kalau diibaratkan jika menanam uang di bank saja bunga 4 persen/tahun tapi ini sampai bunganya 6 persen/ tahun.
Baca Juga : Gerindra: APBN 2026 jadi Katalisator Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi
"Toh pun kalau memang bunga ya 2 persen/tahun setiap koperasi akan melihat prospeknya dibidang usaha semisal Indomaret pasti bisa," lanjutnya.
"Kita ini bidang usaha koperasi ini harus memperhitungkan semuanya. Tapi , kalau saya insya allah akan mengembangkan dengan dana yang disupport Pemerintah," tandasnya.
(cw1/nusantaraterrkini.co)
