Mahasiswi berinisial KRA (21) ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di daerah Sukmajaya, Kota Depok, Kamis (18/1).
Nusantaraterkini.co - Polisi berhasil mengamankan pelaku pembunuhan seorang mahasiswi berinisial KRA (21) di Cimanggis, Depok.
"Iya betul sudah diamankan Opsnal Polda Metro Jaya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Suardi Jumaing saat dihubungi, Jumat (19/1).
Baca Juga : Kasus Argiyan Bunuh Pacarnya di Depok Ditindak Lanjut, Polisi Akan Gelar Rekonstruksi
Namun, Suardi belum menjelaskan lebih lanjut terkait kronologi penangkapan terhadap pelaku pembunuhan berinisial AA tersebut. Ia hanya menyebut penangkapan dilakukan pada Juma'at, (19/1) hari ini.
"(Ditangkap) di wilayah Jawa Tengah," ujarnya.
Sebelum itu, saat korban belum ditemukan tewas, saksi yang merupakan pemilik kontrakan mengaku sempat mendengar suara jeritan seorang perempuan. Namun, saksi mengira suara itu hanya anak-anak yang sedang bermain.
Baca Juga : Dua Remaja Terluka Parah Akibat Tawuran: Dibacok Hingga Terjatuh dari Motor
Pelaku akhirnya baru ditemukan setelah seorang ibu berinisial FT membuat laporan ke Polsek Sukmajaya. Ia melaporkan bahwa sang anak telah melakukan pembunuhan.
"Melaporkan ke Polsek Sukmajaya bahwa anak pelapor melakukan pembunuhan di kontrakan," kata Kaur Humas Polres Metro Depok Iptu Made Budi dalam keterangannya, Jumat(19/1).
Dari laporan tersebut, polisi langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Kemudian, polisi menemukan korban sudah dalam keadaan tak bernyawa.
Baca Juga : Kesal Ditagih Rp3 Ribu, Seorang Pria Hancurkan Gerobak Penjual Ketoprak
Berdasarkan keterangan pelapor, dirinya melaporkan kejadian tersebut setelah menerima pesan WhatsApp dari sang anak.
"(Pesan itu) bahwa anak pelapor (diduga pelaku pembunuhan) telah mencekik dan mengikat seorang perempuan di kontrakan," tutur Made.
"Selanjutnya pelapor pulang ke kontrakan dan benar ada perempuan (korban) dan pelapor mencoba membangunkan dan tidak ada respons," lanjutnya.
Baca Juga : Tak Terima Dinasihati, Anak di Lubuklinggau Tega Bacok Ayah Kandung Pakai Parang
(Ann/Nusantaraterkini.co)
