Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pegawai Koperasi Tewas Dibunuh Nasabah, Jasadnya Dicor

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ruko pakaian Distro 'Anti Mahal' yang berada di Jalan KH Dahlan, Perumahan Maskarebet, Kecamatan Sukarami, Palembang yang menjadi lokasi pembunuhan Karyawan Koperasi Eko Saputra

nusantaraterkini.co, SUMSEL - Pegawai Koperasi di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Eko Saputra (25) tewas dibunuh oleh nasabahnya sendiri. Usai membunuh, jasad korban kemudian dicor.

Hal itu terungkap setelah polisi menangkap salah satu pelaku yang kini masih dalam pemeriksaan petugas.

Polisi menemukan jasad Eko terkubur dengan cor di ruko pakaian Distro 'Anti Mahal' yang berada di Jalan KH Dahlan, Perumahan Maskarebet, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Baca Juga : Bos Distro Pembunuh Pegawai Koperasi Jasadnya di Cor di Palembang Terancam Hukuman Mati

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo menjelaskan, pemilik ruko tersebut merupakan nasabah koperasi simpan pinjam tempat korban bekerja. Ia menjadi otak utama dalam pembunuhan itu hingga menyebabkan nyawa Eko melayang.

Namun, polisi belum menyebutkan nama pelaku maupun pemilik ruko tersebut karena masih dalam tahap penyelidikan.

"Tersangka utamanya adalah debitur korban yang masih kita kejar," kata Harryo, usai melakukan olah TKP, Rabu (26/6/2024).

Baca Juga : Perempuan di Banjarnegara Dibunuh Mantan Suami, Polisi Dalami Motif Pelaku

Harryo menjelaskan, pembunuhan tersebut dilakukan oleh tiga orang pelaku. Saat datang ke ruko, dua pelaku lain seolah-olah sebagai pelanggan yang hendak membeli baju.

Eko yang datang kemudian berbincang dengan pemilik ruko untuk menagih utang. Namun, saat korban lengah seorang pelaku langsung memukulnya dengan besi di bagian kepala hingga tewas.

"Korban tidak curiga karena tersangka lain menyamar seolah-olah seperti pembeli. Ketika terjadi perbincangan, korban dipukul dari belakang," ujarnya.

Setelah tewas, jenazahnya kemudian dibawa ke belakang ruko dan dikuburkan. Bahkan, belakangan diketahui bahwa mayat korban sempat dicor pelaku untuk mengaburkan aksi pembunuhan tersebut.

Saat ini, polisi masih berupaya mengevakuasi jenazah Eko. Lantai pintu ruko masih terkunci setelah pemilik tersebut melarikan diri.

"Kita berdoa bersama-sama semoga dalam waktu dekat semua pelakunya tertangkap sehingga bisa menyempurnakan tindak pidana ini. Pemeriksaan secara maraton terhadap satu pelaku masih kami lakukan," jelasnya.

(Dra/nusantaraterkini.co)