Nusantaraterkini.co, MEDAN - Seorang wanita paruh baya terpaksa dievakuasi menggunakan kursi roda karena arus lalulintas lumpuh total akibat demonstrasi penolakan kenaikan tunjangan anggota DPR di DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (27/8/2026).
Pasien rumah sakit (RS) Siloam tersebut dievakuasi menggunakan kursi roda dari simpang Jalan Imam Bonjol, tepatnya depan simpang Gedung CIMB Niaga, sampai ke dalam rumah sakit.
Baca Juga : Demo Tolak Kenaikan Gaji DPR di Medan, Massa Aksi Bawa Tikus dan Kandang Rakitan Berlogo Parpol
Sebelumnya, pasien tersebut terpaksa diturunkan dari kendaraan yang ditumpanginya di Jalan Imam Bonjol karena arus lalulintas sudah tidak bisa dilalui karena aksi demonstrasi yang dilakukan.
Baca Juga : Pasien RS Siloam Terpaksa Dievakuasi Menggunakan Kursi Roda Akibat Lalulintas Lumpuh saat Demo di DPRD Sumut
Informasi dihimpun, sejumlah titik arus lalulintas terpaksa tutup karena aksi ini, mulai dari Jalan Imam Bonjol, tepatnya depan simpang DPRD Kota Medan hingga Simpang Bank Mandiri.
Melihat pasien dievakuasi, salah seorang massa aksi mengintruksikan kepada rekannya untuk memberi jalan.
“Awas minggir minggir, kasih jalan ada orang sakit mau lewat, kasih jalan,” ucapnya.
“Dari depan itu dibawa karena tak bisa lewat,” timpal massa aksi yang lainnya.
Sebelumnya diberitakan, Polda Sumut mengaku mengerahkan ratusan personel gabungan untuk pengamanan demonstrasi menolak kenaikan tunjangan gaji DPR di DPRD Sumut.
Baca Juga : Peserta Aksi yang Ditangkap Bertambah jadi 44 Orang, Wartawan Dilarang Masuk ke Mapoldasu
Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengatakan, pihaknya akan tetap menjaga keamanan bagi masyarakat Sumut saat berlangsungnya demo ricuh tadi.
“Tugas kita selaku aparat kepolisian, aparat hukum memberikan keamanan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” katanya kepada wartawan, malam.
(cw3/Nusantaraterkini.co)
