Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Demo Tolak Kenaikan Gaji DPR di Medan, Massa Aksi Bawa Tikus dan Kandang Rakitan Berlogo Parpol

Sembari menunjukkan kandang tikus tersebut massa aksi memutar lagu Iwan Fals yang judulnya tikus-tikus kantor

Kandang rakitan dari kardus yang berisi tikus dengan logo sejumlah partai politik dibawa pengunjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumut, Selasa (26/8/2025). (Foto: Mhd Ilham Pradilla/Nusantaraterkini.co)
Kandang rakitan dari kardus yang berisi tikus dengan logo sejumlah partai politik dibawa pengunjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumut, Selasa (26/8/2025). (Foto: Mhd Ilham Pradilla/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN -  Massa aksi dari Aliansi Mahasiswa USU bergerak membawa tikus dan kandang tikus rakitan ke DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Sumatera Utara.


Pantauan Nusantaraterkini.co terlihat salah satu peserta aksi menunjukkan tikus beserta kandang tikus rakitan yang dibuat dengan kardus.

Pada bagian luar kandang tikus rakitan ini ditempelkan sejumlah logo partai, yaitu Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai PDIP dan PKS. Kemudian di sisi lainnya juga ada logo partai PKB, Demokrat dan lain sebagainya. Pada kandang rakitan kardus itu juga tertulis “tikus kantor”.

Baca Juga : Peserta Aksi yang Ditangkap Bertambah jadi 44 Orang, Wartawan Dilarang Masuk ke Mapoldasu
Seorang massa aksi kemudian menyindir anggota dewan perwakilan rakyat (DPR) dengan sindiran halus atau satire ke kandang tikus itu.


“Kasih makan duit tikusnya,” celetuk salah seorang massa aksi, Selasa (26/8/2025).


Sembari menunjukkan kandang tikus tersebut massa aksi memutar lagu Iwan Fals yang judulnya “tikus-tikus kantor”.

Baca Juga : Pasien RS Siloam Terpaksa Dievakuasi Menggunakan Kursi Roda Akibat Lalulintas Lumpuh saat Demo di DPRD Sumut

Baca Juga : Personel Polri Juga Luka-luka saat Unjuk Rasa Berujung Ricuh di DPRD Sumut, Ini Datanya

Kemudian semua massa aksi tampak serentak menyanyikan lirik-lirik lagu yang isinya menyindir sikap koruptif tersebut.


“Kisah usang tikus tikus kantor, yang suka berenang di sungai yang kotor, kisah usang tikus tikus berdasi yang suka ingkar janji lalu sembunyi, dibalik meja teman sekerja di bawah lemari dari baja,” latun pengujuk rasa dengan serempak.


(cw3/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait