Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Optimisme Pasar: IHSG dan Rupiah Sama-Sama Melonjak Membuka Bulan Desember

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
IHSG menguat membuka Bulan Desember.(foto:istimewa)

Nusantaraterkini.co,JAKARTA-Hari pertama perdagangan di bulan Desember 2025 ditandai dengan kenaikan signifikan pada pasar modal dan valuta asing Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memulai sesi perdagangan Senin (1/12/2025) dengan tren positif, dibuka langsung menembus level 8.541.

Pergerakan awal indeks menunjukkan volatilitas yang cukup menarik, di mana titik tertinggi hari itu sempat menyentuh angka 8.553, sementara level terendah tertahan di 8.506.

Baca Juga : Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, 1 Desember 2025 

​Aktivitas di bursa tercatat cukup ramai. Total dana yang diperdagangkan mencapai Rp3,67 triliun, melibatkan pertukaran 7,01 miliar lembar saham, dengan total frekuensi transaksi mencapai 457.400 kali.

Meskipun suasana pasar cukup cerah, pergerakan saham terlihat agak terbagi; 278 saham mencatatkan kenaikan harga, namun ada 309 saham yang mengalami koreksi, dan sisanya sebanyak 369 saham tidak bergerak atau stagnan. Kenaikan pasar ini turut didukung oleh indeks-indeks utama lainnya, seperti LQ45 yang meningkat 0,21 persen mencapai 847,52 dan IDX30 yang lebih impresif dengan penguatan 0,44 persen ke posisi 437,84.

​Secara sektoral, sektor keuangan tampil sebagai motor utama penguatan hari ini, memimpin dengan kenaikan 0,72 persen. Kinerja positif ini diikuti oleh sektor konsumer siklikal yang naik 0,65 persen, serta sektor teknologi dan kesehatan yang masing-masing menguat 0,32 persen. Sayangnya, tidak semua sektor menikmati keuntungan. Sektor properti menjadi yang paling tertekan dengan penurunan drastis 1,17 persen, disusul oleh sektor transportasi yang melemah 0,59 persen, dan sektor infrastruktur yang mengalami koreksi 0,37 persen.

Baca Juga : IHSG Berpeluang Menguat, Empat Saham Ini Layak Masuk Radar Investasi 

​Di samping pasar saham yang bergairah, kinerja mata uang domestik juga menunjukkan performa yang menjanjikan. Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat berhasil menguat tipis di awal perdagangan.

Rupiah dibuka pada posisi Rp16.661 per Dolar AS, mencatat kenaikan 14 poin atau penguatan 0,08 persen, memberikan sinyal positif bagi kondisi perekonomian secara keseluruhan.

(*/Nusantaraterkini.co)