NTP Sumut Meroket saat Harga Cabai Sentuh Rp100 Ribu, Kabar Baik Buat Konsumen?
Kenaikan harga cabai tersebut tentunya menjadi kabar baik bukan hanya bagi produsen, tetapi konsumen juga
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Harga cabai merah memang sempat menyentuh Rp100 ribu per Kg pada September kemarin.
Meskipun saat ini sudah kembali turun dikisaran harga Rp78.300 per Kg untuk rata-rata harga di Kota Medan.
Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, kenaikan harga cabai yang mencapai lebih dari 100% selama bulan September telah menyulut inflasi di Sumut sebesar 0.65% secara bulanan (mtm), dan sebesar 5.32% secara tahunan (yoy).
Baca Juga : Cabai Merah, Tomat, dan Sayuran Masih Mahal di Samosir, Segini Harganya
Harga itu juga telah mendongkrak kenaikan pada nilai tukar petani (NTP) tanaman hortikultura dari 95.46 di bulan Agustus, menjadi 107.07 dibulan september 2025.
"Lompatan sebesar 12.17% ini lebih banyak dipicu oleh kenaikan komoditas cabai, baik cabai rawit, cabai merah dan cabai hijau. Kenaikan harga cabai tersebut tentunya menjadi kabar baik bukan hanya bagi produsen, tetapi konsumen juga," katanya, Jumat (3/10/2025).
Gal ini, jelas Gunawan, pertama, kenaikan cabai yang sempat sentuh Rp110 ribu per Kg di level konsumen tentunya disambut baik oleh petani. Kenaikan harga sebanyak itu akan menguntungkan petani, dan memulihkan daya beli petani di Sumut.
Kedua, kenaikan harga tersebut tentunya dikeluhkan oleh konsumen. Karena konsumen justru menjadi pihak yang merasa dirugikan dengan kenaikan tersebut.
"Daya beli konsumen terpukul, dan menekan belanja masyarakat yang juga turut merugikan pedagang. Namun ada kabar baiknya, kenaikan harga cabai tersebut setidaknya memastikan bahwa petani memiliki kekuatan modal untuk bercocok tanam kembali, yang setidaknya menggaransi bahwa kedepan pasokan cabai masih akan terjaga," jelasnya.
Baca Juga : Tren Kenaikan Harga Cabai Terhenti, Meskipun di Karo Masih Bertahan Ratusan Ribu
Sehingga, lanjut Gunawan, harga cabai berpeluang untuk turun nantinya. Sementara itu, harga cabai yang masih bertahan mahal saat ini diproyeksikan akan bertahan di bulan Oktober ini karena pasokan berpeluang melimpah yang berpotensi mendorong penurunan harga.
"Namun limpahan produksi tidak sepenuhnya dihasilkan dari wilayah Sumatera Utara seperti dari kabupaten karo saja," sebutnya.
Limpahan produksi ke depan akan banyak mengandalkan wilayah Aceh, Jambi, Sumatera Barat dan tentunya juga harapan produksi dari wilayah Jawa. Saat ini pasokan cabai di Sumut didatangkan dari sejumlah wilayah seperti Jambi, Sumatera Selatan dan banyak cabai kardus dari Jawa.
Baca Juga : Pejabat Dinas Ketapang Sumut Sebut Harga Cabai Merah Tinggi Terpengaruh Kemarau
"Namun kondisi supply saat ini tentunya akan berubah nanti," ujarnya.
Gunawan mengaku, sejauh ini dirinya optimis harga cabai berpeluang turun dalam waktu dekat atau setidaknya di bulan November mendatang. Namun kepastian harganya yang masih harus diperhitungkan.
"Dan masih ada variable lain yang sangat menentukan yakni cuaca atau faktor alam menjadi satu-satunya variable yang sulit diproyeksikan sejauh ini," pungkasnya.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALSidang Pencurian Sparepart Mobil di PN Medan, Saksi Beberkan Kronologi Penangkapan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMATERA TERKINIPemkab Pasbar Dukung Penguatan Kampung Bebas Narkoba di Nagari Ophir
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
KOTA MEDANTerciduk Ngopi Saat Jam Dinas, Dua ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
NEWSPanglima TNI Ziarah ke Makam Soeharto dan Jenderal Soedirman
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
EKONOMIDugaan Tying LPG, PT Hibarnas Jaya Ajukan Perubahan Perilaku ke KPPU
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
PENDIDIKANPertukaran Pelajar, Rico Waas Lepas 10 Pelajar ke Ipoh
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
VIRALViral, Pria Diduga Kepala SPPG di Tebingtinggi Kepergok Istri Sah Dugem Bareng Selingkuhan Berujung Pelaporan
Rozie Winata·6 jam yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Desak Evaluasi Sistem Keselamatan Pelayaran
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
-
KRIMINALBawa 44 Bungkus Sabu dari Aceh, Dua Pria Ditangkap di Besitang
Rozie Winata·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan