Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Niat Jual HP untuk Biaya Kuliah, Mahasiswa UMSU jadi Korban Pencurian saat COD

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Muhammad Alfi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Korban Muhammad Afizar Hidayah (20), Rabu (3/10/2025) sore. (Foto : Muhammad Alfi/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Niat hati menjual handphone untuk biaya kuliah, seorang Mahasiswa UMSU, bernama Muhammad Alfizar Hidayah (20) malah menjadi korban pencurian saat melakukan transaksi Cash On Delivery (COD) di kawasan Jalan PWS, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.

Peristiwa pencurian yang dialaminya ini, bermula dari adanya postingan korban yang saat itu tengah menjual iPhone 12 Pro Max miliknya di Platform jual beli Sosial Media Facebook, pada Rabu (1/10/2025) malam.

Usai memposting HP yang di jualnya itu, pada Kamis (2/10/2025) dini hari, korban pun mendapat pesan Masanger dari seseorang yang mengaku bernama Rio dan mengatakan jika dirinya tertarik untuk membeli.

Baca Juga : Beraksi 4 Kali Sebulan, Dua Sekawan Spesialis Pencurian Pecah Kaca Mobil Diringkus Polisi

"Awalnya saya posting di Marketplace Facebook untuk jual HP. Saat itu pelaku chat saya bilang tertarik untuk beli dan ngajak ketemuan pada pagi hari untuk COD," ujar korban, Jumat (3/10/2025) sore.

Setelah sepakat dengan harga yang di tawarkan, pada Rabu (2/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, korban pun berangkat ke lokasi yang diminta oleh pelaku di kawasan Jalan PWS, Kecamatan Medan Petisah.

"Saya kira awalnya dia ngajak saya ketemu di tengah, rupanya pas saya sudah sampai lokasi ternyata itu rumahnya," katanya.

Korban yang saat itu telah bertemu dengan pelaku ini pun langsung menyerahkan HP miliknya untuk dilakukan pengecekan kondisi.

"Waktu sudah ketemu, si pelaku yang ngaku bernama Rio ini minta HP saya untuk dicek kondisinya. Lalu dia cek semua termasuk jaringan menggunakan kartu, karna HP saya itu inter kan," jelasnya.

Baca Juga : Residivis Curanmor Diciduk Polisi di Kos-Kosan

Selanjutnya, pelaku pun kembali melakukan pengecekan fitur lain yang ada di HP milik korban. Salah satunya Face Id serta sistem pengecasan batrai.

"Usai di ceknya semua, dia bilang bentar ya bg aku tes dulu bisa di cas gak Hpnya. Lalu dibawa dia lah HP saya itu masuk ke dalam rumahnya," Ujarnya.

Setelah korban menunggu dengan waktu yang cukup lama, pelaku pun tidak kunjung keluar dari dalam rumahnya. Dan saat itu, korban yang mulai curiga ini pun berusaha menanyakan keberadaan pelaku kepada neneknya yang saat itu ada di dalam rumah.

Akan tetapi, nenek pelaku yang tidak diketahui namanya itu mengatakan kepada korban jika sejak tadi tidak ada melihat pelaku di rumahnya tersebut.

Sadar menjadi korban pencurian, korban pun langsung meminta bantuan kepada petugas Kepolisian Medan Baru yang tidak jauh dari lokasi. Dan saat itu, korban bersama seorang petugas polisi ini pun kembali mendatangi rumah pelaku guna mencari keberadaannya.

Baca Juga : Dua Orang Pria di Medan Gasak Karung Berisikan Puluhan Paket Shopee Milik Kurir: Aksi Terekam CCTV

"Saat itu saya langsung minta bantuan ke Polsek Medan Baru, dan saya ditemani seorang polisi kembali ke rumah pelaku. Tapi saat dilakukan pencarian di dalam rumahnya, si pelaku ini memang sudah tidak ada di dalam rumah," pungkasnya.

Akibat aksi pencurian ini, korban telah melaporkanya ke Mapolsek Medan Baru dengan laporan nomor polisi LP/B/795/X/2025/SPKT/Polsek Medan Baru/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.

(Cw4/Nusantaraterkini.co)